Pegawai SPBU sedang melayani pembeli (ilustrasi)

.

Bogor (SI Online) – Tindakan intoleran kepada umat Islam di Indonesia masih saja dilakukan oleh para pemilik usaha non muslim. Salah satunya yang dilakukan oleh pemilik SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar) di kawasan Kayumanis Bogor, dengan melarang pegawainya untuk melaksakan ibadah shalat.

Kepada Suara Islam Online, pegawai SPBU tersebut mengatakan bahwa ia dilarang shalat Jum’at oleh pimpinannya.

“Ga boleh sama bos, ga boleh istirahat,” kata Abdullah (nama samaran), saat di SPBU sekitar 30 menit sebelum waktu shalat, Jum’at (9/5/2014).

Saat ditanyakan kenapa tidak mengajukan protes, ia menjawab bahwa izin sudah dilakukan namun pimpinannya menolak dengan keras.

“Sudah, tapi galak orangnya, ” kata Abdullah sambil menunduk sedih.

Ia mengatakan bahwa pimpinannya beragama Nasrani. “Bosnya orang Batak Kristen,” ujarnya.


red: adhila; suara-islam.com

(nahimunkar.com)

(Dibaca 593 kali, 1 untuk hari ini)