• Meskipun kedua belah pihak berapi-api dalam pernyataannya, Israel dan Iran, tetapi para pengamat menegaskan adanya hubungan dan kepentingan timbal balik antara kedua belah pihak secara rahasia. Mereka menunjukkan skandal Gate Iran dan skandal-skandal lain serta beberapa pernyataan yang dikeluarkan oleh pemimpin Iran dan Israel yang menujukkan kuatnya hubungan antara mereka seperti pernyataan presiden Iran tidak keberatan dengan perkawinan putranya dengan Yahudi.
  • Secara ideology, Iran dan Israel mendukung Bashar Assad dalam membantai Muslimin Sunni Suriah secara biadab.
  •  Anehnya, anggota DPR RI bersuara mendukung kerjasama pendidikan dengan Iran. Padahal kejahatan narkoba pun tidak sedikit yang datangnya di Indonesia dari Iran. Ketika para penjahat punya filing “cerdas”, rupanya sesama penjahat saling bersuara yang nadanya sama. Yang satu melepaskan penjahat narkoba dari hukuman mati, dan yang lain menyuarakan untuk kerjasama pendidikan dengan negeri pemasok penjahat narkoba. Laa haula walaa quwwata illaa billaah…  Pantas saja jauh-jauh hari Allah Subhanahu wa Ta’ala telah mengingatkan:

وَكَذَلِكَ جَعَلْنَا فِي كُلِّ قَرْيَةٍ أَكَابِرَ مُجْرِمِيهَا لِيَمْكُرُوا فِيهَا وَمَا يَمْكُرُونَ إِلَّا بِأَنْفُسِهِمْ وَمَا يَشْعُرُونَ (123) وَإِذَا جَاءَتْهُمْ آيَةٌ قَالُوا لَنْ نُؤْمِنَ حَتَّى نُؤْتَى مِثْلَ مَا أُوتِيَ رُسُلُ اللَّهِ اللَّهُ أَعْلَمُ حَيْثُ يَجْعَلُ رِسَالَتَهُ سَيُصِيبُ الَّذِينَ أَجْرَمُوا صَغَارٌ عِنْدَ اللَّهِ وَعَذَابٌ شَدِيدٌ بِمَا كَانُوا يَمْكُرُونَ [الأنعام : 123 ، 124]

123. Dan demikianlah Kami adakan pada tiap-tiap negeri penjahat-penjahat yang terbesar agar mereka melakukan tipu daya dalam negeri itu. dan mereka tidak memperdayakan melainkan dirinya sendiri, sedang mereka tidak menyadarinya.

124. apabila datang sesuatu ayat kepada mereka, mereka berkata: “Kami tidak akan beriman sehingga diberikan kepada kami yang serupa dengan apa yang telah diberikan kepada utusan-utusan Allah”. Allah lebih mengetahui di mana Dia menempatkan tugas kerasulan. Orang-orang yang berdosa, nanti akan ditimpa kehinaan di sisi Allah dan siksa yang keras disebabkan mereka selalu membuat tipu daya. (QS Al-An’am 123, 124).

وَإِذَا أَرَدْنَا أَنْ نُهْلِكَ قَرْيَةً أَمَرْنَا مُتْرَفِيهَا فَفَسَقُوا فِيهَا فَحَقَّ عَلَيْهَا الْقَوْلُ فَدَمَّرْنَاهَا تَدْمِيرًا  [الإسراء : 16]

16. dan jika Kami hendak membinasakan suatu negeri, maka Kami perintahkan kepada orang-orang yang hidup mewah di negeri itu (supaya mentaati Allah) tetapi mereka melakukan kedurhakaan dalam negeri itu, maka sudah sepantasnya berlaku terhadapnya Perkataan (ketentuan Kami), kemudian Kami hancurkan negeri itu sehancur-hancurnya. (QS Al-Israa’/ 17: 16).

Inilah beritanya:

Jum’at, 12 Oct 2012

Iran “Bukan Ancaman” bagi Israel, Karena Mereka Bersahabat

RUSIA.(voa-islam.com) – Walaupun di hadapan media Iran berkoar-koar menentang Israel, namun realita telah menyingkap wajah mereka yang sebenarnya memiliki hubungan erat dengan Israel. Menlu Rusia, Sergei Lavrov, menegaskan bahwa Iran tidak akan menyerang entitas zionis dan bukan merupakan ancaman keamanan Israel. “Iran sampai sekarang ini tidak menunjukkan pengembangan nuklir” tutur Lavrov.

Dia juga menjelaskan bahwa rezim Iran tidak akan menyerang entitas zionis meskipun berulang kali mengeluarkan ancaman. Ia mengemukakan alasan bahwa entitas zionis secara demografis yang meliputi jutaan orang Arab dan Islam.

Dia juga menambahkan bahwa negaranya mendukung Teheran dalam pengembangan reactor nuklir karena hal tersebut tidak menjadi ancaman bagi Israel. Hal ini disampaikan oleh Menlu Rusia dalam pertemuan dengan ketua kuil yahudi, Reuven Revlin, di Moskow pada hari Kamis 11 Oktober 2012. Sementara itu, Revlin mengatakan bahwa Rusia adalah satu-satunya Negara yang bisa menghentikan program nuklir Iran tanpa sanksi.

Hal ini menunjukkan bahwa meskipun kedua belah pihak berapi-api dalam pernyataannya, Israel dan Iran, tetapi para pengamat menegaskan adanya hubungan dan kepentingan timbal balik antara kedua belah pihak secara rahasia. Mereka menunjukkan skandal Gate Iran dan skandal-skandal lain serta beberapa pernyataan yang dikeluarkan oleh pemimpin Iran dan Israel yang menujukkan kuatnya hubungan antara mereka seperti pernyataan presiden Iran tidak keberatan dengan perkawinan putranya dengan Yahudi.(usamah/islam)

***

DPR Dukung RI Kerjasama Pendidikan Dengan Iran?

KOMISI I DPR-RI yang baru-baru ini menggelar Rapat Kerja (Raker) dengan Kementerian Luar Negeri di Jakarta, meminta pemerintah agar lebih tegas merespon tawaran Pemerintah Iran, yang mengajukan upaya peningkatan kerjasama kedua negara, terutama di bidang pendidikan, ekonomi, riset dan teknologi.

“Kita sampaikan kepada Menteri Luar Negeri (Menlu RI), sikap kita terhadap Iran, harus tegas dan jelas, tegas jelas itu maksudnya membela Iran,” kata Effendi Choirie, anggota Komisi I DPR-RI.

Effendi mengatakan, baru-baru ini sejumlah anggota Komisi I DPR RI bertolak ke Iran dalam sebuah kunjungan persahabatan antar parlemen kedua negara. Menurut Effendi, Pemerintah Iran sudah beberapa kali menawarkan beasiswa bagi mahasiswa Indonesia, untuk melanjutkan studi ke negara itu, termasuk memperluas kerjasama ekonomi dan investasi.

“Misi kunjungan itu bertujuan untuk meningkatkan kerjasama kebudayaan, kerjasama ekonomi dan pariwisata dan pendidikan,” jelas Effendi Choirie.

Menurut catatan pihak  Komisi I DPR RI, diplomasi Iran terhadap RI cukup positif , ditandai dengan kunjungan Menteri Pertahanan Iran,  untuk kelima kalinya ke Indonesia, namun belum ada tindak lanjutnya.

Pihak DPR RI menyatakan, Iran bermaksud memberi kesempatan para peneliti Indonesia untuk melakukan berbagai kerjasama riset, termasuk bidang teknologi nuklir.

Analis politik internasional, Teuku Ardiansyah dari Lembaga Kajian Sipil untuk Demokrasi dan Strategi Pertahanan Global “Concern” mengatakan, Indonesia sebagai anggota Gerakan Non Blok (GNB) dapat memainkan peran kunci  terhadap Iran dan diharap mampu mengajak para pemimpin dunia untuk lebih bersatu demi perdamaian sehingga menghindari konflik atau perang.

“Indonesia harus meminta dunia untuk menempatkan Iran tidak sebagai musuh, Iran adalah pihak yang harus dilindungi, baik dari sisi kekayaan intelektualnya maupun dari sisi humanisnya,” ungkap Teuku Ardiansyah. “Kalaupun mereka memproduksi nuklir, memproduksi bom kimia, atau apapun namanya, maka jangan berulang seperti kejadian yang menimpa Irak , yang dulu dikatakan memiliki senjata pemusnah massal, namun terbukti tidak ada satupun yang bisa ditemukan,” tambahnya.

Ardiansyah menambahkan, Indonesia diharap lebih proaktif dalam menyatakan sikap dan posisi diplomasinya terhadap masa depan Iran dan perdamaian dunia.

Kerjasama Juga Dalam Perdagangan

Dalam sebuah wawancara dengan media Iran (IRIB), Duta Besar Republik Indonesia untuk Iran di Tehran, Dian Wirengjurit mengatakan, Indonesia sampai saat ini masih terus membeli minyak Iran meskipun adanya sanksi sepihak yang dikenakan atas Iran.

Dubes Dian mengatakan, volume perdagangan Indonesia-Iran pada tahun lalu mencapai 1,8 miliar dolar AS.  Dubes menuturkan Jakarta sangat membutuhkan pertukaran perdagangan dengan Teheran dan akan terus melakukan kerja sama dengan Iran.

Saat ini, komoditas utama ekspor Iran ke Indonesia adalah minyak bumi, sementara ekspor Indonesia ke Iran lebih terkait dengan bahan-bahan mentah, seperti kertas, karet, kopi, dan kakao.

Pengamat mengatakan saat ini oleh negara-negara barat Iran tengah dilumpuhkan ekonomi dan diplomasinya,  berkaitan dengan program nuklir Iran yang dipersengketakan.

Para ekonom barat (Goldman-Sachs) baru-baru ini meramalkan, pertumbuhan dunia di masa depan juga akan didorong dengan peningkatan ekonomi Negara-negara berkembang (Next-11) meliputi, Bangladesh, Mesir, Indonesia, Iran, Meksiko, Nigeria, Turki, Korea Selatan, dan Vietnam. (Pizaro/Islampos) 13 Oct 2012 | Berita Nasional | pizaro

***

Tidak menguntungkan Islam sama sekali

Untuk mendalami kenapa ada pentolan yang atas nama wakil rakyat namun sama sekali tidak menggubris aneka bahaya, perlu diingat mereka dari komunitas mana. Dari sanalah pemikiran yang sama sekali tidak menguntungkan Islam itu menyeliputinya. Hal itu sebagai gambrananya dapat dilihat di situs ini dalam judul Waduh, Ada Kursus Pemikiran Gus Dur di Kudus https://www.nahimunkar.org/17338/waduh-ada-kursus-pemikiran-gus-dur-di-kudus/

(nahimunkar.com)

(Dibaca 1.691 kali, 1 untuk hari ini)