Selasa, 23 Oct 2012

BALUCHISTAN.IRAN.(voa-islam.com) – Dalam konteks kejahatan rasisme yang terus berlangsung melawan Ahlussunnah, dilaporkan pada hari Senin, 22 Oktober 2012, Otoritas Iran di kota Zahedan,propinsi Sistan-Baluchistan, tenggara Iran, dengan menjatuhkan vonis eksekusi kepada tiga orang Sunni.

Oposisi Iran mengatakan bahwa tiga orang yang dieksekusi tersbeut adalah Abdul Baset Rigi, Abdul Jalil Kahrezhi dan Yahya Chahi, mereka semua dari orang Sunni Baluchistan. Sumber yang sama mengatakan bahwa pelakasanaan eksekusi dengan cara digantung di halaman penjara Zahedan dengan tuduhan memerangi Allah dan Rasul serta merusak di muka bumi setelah mereka ditranfer dua hari lalu ke sel isolasi.

Pihak berwenang Iran mengatakan bahwa tiga orang yang dieksekusi tersebut adalah berpihak kepada Jundullah, jama’ah Islam Sunni, yang telah melakukan operasi pengeboman di beberapa tempat di propinsi tersebut., yang telah menewaskan puluhan orang di antaranya wakil komandan pasukan darat Iran di Garda Revolusi sekaligus Komandan Garda di propinsi tersebut. Hal tersebut terjadi saat pengeboman pada pertemuan suku pada bulan Oktober 2009 di Sanbaz.

Eksekusi itu dilakukan dua hari setelah pengeboman di Husainiyah di kota Chanphar propinsi Sistan-Baluchistan, yang menewaskan dua anggota Al-Basij. Mantan pemimpin jama’ah Jundullah, Abdul Malik Rigi, juga telah dieksekusi denga cara digantung pada tahun 2010, berdasarkan putusan yang dikeluarkan oleh pengadilan revolusi di Teheran.

Muslim Sunni di Iran, menurut data statistika semi resmi, berkisar anatara 14 sampai 19 juta Muslim. 20-28 % dari rakyat Iran. Mereka terbagi menjadi tiga etnis utama yaitu Kurdi, Turkmen dan Bluchis. Dan mereka tinggal di garis perbatasan yang memisahkan antara Iran dan Negara-negara tetanggan yang memiliki penduduk myoritas Sunni seperti Pakistan, Afghanistan dan Irak.  Iran sendiri dahulu adalah Negara Sunni pada abad ke sepuluh Hijriah.(usamah/islam)

(nahimunkar.com)

(Dibaca 1.699 kali, 1 untuk hari ini)