Tabligh Akbar dan Penggalangan Dana “Indonesia Peduli Suriah” berhasil mengumpulkan uang senilai Rp 54 juta.

Bashar Assad – Ahmadinejad/ slm online

  • “Iran mati-matian membela rezim Bashar Al Assad. Bahkan rezim tersebut mendapat bantuan dana sekitar 5 milyar dolar untuk membantai muslim ahlusunnah di Suriah. Jadi, tak perlu ragu, yang  membela rezim Bashar al Assad adalah orang syiah,” tandas peneliti gerakan Syiah, Farid Okbah dalam Tabligh Akbar Forum Peduli Suriah di Masjid Al-Azhar, Ahad (4/11/2012) .
  • “Umat Islam di Suriah dizhalimi, bukan sehari dua hari, bahkan sudah hampir dua tahun. Apakah kita mau diam saja,” ujar ferry Nur yang belum lama ini mengunjungi pengungsi Suriah di Turki.
  • Dalam catatannya, banyak para korban berjatuhan adalah para anak yatim, bayi-bayi tidak berdosa hingga para lansia.
  • “Momentum ini adalah ujian bagi mereka yang mengaku seorang muslim, apakah pantas orang yang sudah bersyahadat, kemudian diam melihat muslim Suriah dibantai?” tanyanya.
  • Tabligh Akbar dan Penggalangan Dana “Indonesia Peduli Suriah” di Masjid Al- Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Ahad (4/11/2012), yang digelar sejumlah ormas dan media Islam yang tergabung dalam Forum Peduli Suriah. Berhasil mengumpulkan uang senilai Rp 54. 780. 000, 1/2 Dirham, dan sepasang anting emas, Dana tersebut rencananya akan diberikan kepada perwakilan masyarakat Muslim di Suriah.

Inilah beritanya:

Iran Berada Di balik Pembantaian Muslim Suriah

DALAM memerangi muslim Suriah, Pemerintahan Bashar Al Assad dinilai tidak bergerak sendiri. Setidaknya Rusia, China, khususnya Iran dan Gerakan Hizbullah di Lebanon juga berperan membantu menzhalimi muslim Suriah.

“Iran mati-matian membela rezim Bashar Al Assad. Bahkan rezim tersebut mendapat bantuan dana sekitar 5 milyar dolar untuk membantai muslim ahlusunnah di Suriah. Jadi, tak perlu ragu, yang  membela rezim Bashar al Assad adalah orang syiah,” tandas peneliti gerakan Syiah, Farid Okbah dalam Tabligh Akbar Forum Peduli Suriah di Masjid Al-Azhar, Ahad (4/11/2012) .

Syiah yang berkuasa di Suriah adalah Syiah Nushoiriyah, yakni Syiah ekstrim  dan kebatinan yang tidak mewajibkan shalat dan puasa.

“Sejak Iran menancapkan pengaruhnya di Suriah, aliran Syiah Itsna Asy’ariyah kini telah masuk dan bergabung dengan Syiah Nushoiriyah.  Sebagai catatan, 70 persen dari penduduk Suriah, merupakan Syiah Imamiyah Itsna Asy-‘ariyah,” sambungnya.

Anggota Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI) ini juga menegaskan bahwa umat Islam harus melakukan jihad dengan harta.

“Berjihad dengan harta itu jauh lebih mudah ketimbang dengan jiwa. Maka, jangan berharap berjihad dengan jiwa, jika kita pelit untuk berjihad dengan hartanya.  Setelah  berjihad dengan harta, maka ia akan siap berjihad dengan jiwanya,” tegasnya.

Ia juga menyayangkan, jika ada ustad atau ulama yang tidak bicara soal jihad. Ulama yang tidak mau bicara jihad, sesungguhnya ia bermain-main dengan agamanya, dan imannya tidak sempurna.

“Rasulullah saja berharap untuk syahid di medan jihad,” tandasnya. (Pz/islampos) By Pizaro on November 5, 2012

***

Apakah Pantas Seorang Muslim Diam Melihat Saudaranya Dibantai Di Suriah?

KETUA Komite Solidaritas Untuk Palestina (KISPA), Ferry Nur, menghimbau agar umat Islam berperan untuk membantu muslim Suriah. Sebab ciri khas seorang muslim adalah membantu ketika saudaranya ditimpa kezhaliman.

“Kita harus ambil bagian membela saudara-saudara kita di Suriah karena mereka adalah umat Nabi Muhammad. Mereka adalah saudara kita yang beriman kepada Allah dan RasulNya,” tegasnya dalam Tabligh Akbar Forum Peduli Suriah di Masjid Al Azhar, Ahad (4/11/2012)

Jika kita mengaku seorang muslim, maka seharusnya kepedulian yang kita tunjukkan harus lebih besar dari manusia pada umumnya.

“Umat Islam di Suriah dizhalimi, bukan sehari dua hari, bahkan sudah hampir dua tahun. Apakah kita mau diam saja,” ujarnya yang belum lama ini mengunjungi pengungsi Suriah di Turki.

Dalam catatannya, banyak para korban berjatuhan adalah para anak yatim, bayi-bayi tidak berdosa hingga para lansia.

“Momentum ini adalah ujian bagi mereka yang mengaku seorang muslim, apakah pantas orang yang sudah bersyahadat, kemudian diam melihat muslim Suriah dibantai?” tanyanya.

Maka daripada itu umat Islam dituntut untuk membantu semampunya, bahkan lanjut Ferry Nur, umat Islam tidak boleh lalai dalam mendoakan muslim Suriah.

‘Karena doa adalah senjata orang beriman,” gugahnya. (Pz/Islampos) By Pizaro on November 5, 2012

***

Alhamdulillah, Indonesia Peduli Suriah kumpulkan dana bantuan Rp.50 juta lebih

JAKARTA –  Tabligh Akbar dan Penggalangan Dana “Indonesia Peduli Suriah” di Masjid Al- Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan yang digelar sejumlah ormas dan media Islam yang tergabung dalam Forum Peduli Suriah. Berhasil mengumpulkan uang senilai Rp 54. 780. 000, 1/2 Dirham, dan sepasang anting emas, Dana tersebut rencananya akan diberikan kepada perwakilan masyarakat Muslim di Suriah.

“Alhamdulillah, dana terkumpul 50 juta lebih plus dirham dan sepasang anting” Kata Hardiansyah selaku Ketua panitia Tabligh dan penggalangan dana akbar untuk Suriah.

Hadir pula sebagai pembicara sejumlah tokoh Islam dalam Tabligh Akbar tersebut, yaitu; Ustadz Abdul Wahid Alwi (Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia), Ustadz Farid Ahmad Okbah, Ustadz Bachtiar Nasir (MIUMI), Ustadz Abu Jibriel Abdurrahman (Majelis Mujahidin), Ustadz Ferry Nur (KISPA), Ustadz Angga Dimas (Hilal Ahmar). (bilal/arrahmah.com) Senin, 5 November 2012 12:15:45

(nahimunkar.com)

(Dibaca 2.470 kali, 1 untuk hari ini)