Demo- demo di Iran

Saya mendapatkan info berikut  dari orang yang “tsiqah” menurut saya.

Aslinya berbahasa Arab, tapi saya terjemahkan untuk Anda:

“Berikut sekilas info tentang Iran menyebutkan bahwa:

  1. Orang-orang Ahwaz telah menguasai semua bank milik Garda Revolusi Iran, salah satunya adalah Bank Mulli (Malli ?) di kawasan Pasar ‘Abd al-Hamid.
  2. Kekuatan rezim Khamanei telah ditarik mundur dari beberapa provinsi di kawasan penjajahan Ahwaz dan Balusyistan.
  3. Para demonstran di wilayah Ahwaz telah menguasai kendaraan lapis baja milik Kepolisian Iran.
  4. Terjadi pembakaran terhadap foto-foto Khamanei di banyak kota.
  5. Terjadi pembakaran terhadap kantor-kantor Garda Revolusi di banyak kota.
  6. Baru saja, juru bicara keamanan Iran mengakui bahwa Teheran, ibukota Iran, telah berada di luar kendali seiring dengan serangan para demonstran terhadap berbagai instansi penting di tengah ibukota, yang diikuti dengan pembakaran terhadap mobil-mobil polisi. Ia juga menyatakan bahwa situasi saat ini sangat berbahaya.
  7. Terjadi pembakaran terhadap Hauzah-hauzah (baca: Pesantren-pesantren para ulama Syiah) di beberapa kota di Iran.
  8. Dalam pernyataan singkatnya, Khamanei mengatakan: “Demonstrasi ini bertujuan menghalangi pembebasan al-Quds!” (Komentar saya: “Ha…ha…ha…Masih bisa aja Bapak tua ini ngibul dan ngeles!”
  9. Pihak perlawanan terhadap Rezim Iran menyatakan: “Sudah tiba saatnya bagi masyarakat internasional dan saudara-saudara Arab untuk mendukung rakyat Iran dalam menggulingkan Rezim Malaly (nama lain untuk rezim Syiah Iran-penj).
  10. Terjadi perpecahan di dalam tubuh militer Iran…Beberapa perwira militer menyatakan ikut bergabung bersama “Gerakan Intifadhah” rakyat Iran setelah terbunuhnya beberapa orang demonstran.
  11. Para netizen Iran menyebarkan informasi kaburnya Mujtaba, putra Khamanei, ke tempat yang tidak diketahui di luar Iran.
  12. Otoritas Iran mengakui bahwa sebuah krisis yang hebat tengah dihadapi oleh Rezim Khamanei.
  13. Lebih dari 14 provinsi -dari total 31 porvinsi-telah lepas dari kontrol otoritas keamanan Iran.

Sebarkan info ini, karena mungkin media-media mainstream akan menyembunyikan informasi ini.

Terutama channel ‘al-Jazirah’ dan ‘al-‘Arabiyyah’…”

***

Wallahu a’lam bi al-Shawab.

Saya hanya menerjemahkan.

Silahkan jika ada pembandingnya.

(Gambar ilustrasi saya dapatkan dari akun Twitter)

Akhukum, Muhammad Ihsan Zainuddin
Telegram: t.me/mihsanzainuddin

via fb Muhammad Ihsan Zainuddin

(nahimunkar.org)

(Dibaca 4.257 kali, 1 untuk hari ini)