WASHINGTON – Banyak pihak yang mengecam statemen bakal calon presiden (Capres) Amerika Serikat (AS) dari Partai Republik, Donald Trump yang melarang umat Islam memasuki Amerika. (Baca: Donald Trump Capres AS Larang Umat Islam Masuk Amerika)

Tak hanya itu, statemen yang dilontarkan Trump juga menuai ironi bagi Trump sendiri. Trump dianggap tidak konsisten dengan pernyataannya. Sebab realitanya, miliarder ternama ini menjalin bisnis dengan berbagai orang Islam dan negara Muslim dunia.

Selain itu, nyatanya Trump juga meraup jutaan dollar AS dari bisnis-bisnisnya di sejumlah negara Muslim. Dalam laporan keuangan pribadi terbaru yang diwajibkan kepada semua calon presiden AS dan dalam situs pribadi, Trump memiliki daftar cukup panjang terkait bisnis di Uni Emirat Arab (UEA), Azerbaijan, dan Turki.

Trump pun memiliki dua rencana bisnis baru di Indonesia. Berikut bisnis-bisnis Trump di negara-negara tersebut. (Baca: Larang Umat Islam Masuk Amerika, Tapi Trump Terima Uang dari Negara Muslim)

  1. Dubai, Uni Emirat Arab (UEA)
    The Trump Organization telah merencanakan pembangunan dua resor golf di Dubai. Dalam paparan laporan keuangannya, Trump menyatakan telah melakukan persetujuan manajemen dengan DAMAC Crescent Properties. Namun, ia belum menjelaskan pendapatan dari bisnis ini. Resornya pun belum dibuka, meski rencananya akan rampung tahun ini.
  2. Baku, Azerbaijan
    Pada November 2014, Trump mengumumkan kemitraan untuk membangun hotel mewah di Baku, Azerbaijan, tepatnya di Laut Kaspia. Dalam laporannya, Trump menyatakan bahwa ia memperoleh keuntungan sebesar 2,5 juta dollar AS atau setara Rp 33 miliar untuk biaya manajemen Trump International Hotel dan Tower Baku.
  3. Istanbul, Turki
    Trump Towers, Sisli adalah hunian 40 tingkat di Istanbul, Turki. Dalam situs pribadinya, Trump menyatakan bahwa ia tidak memiliki bangunan tersebut. Namun, pemiliknya memiliki lisensi namanya. Pendapatan royalti dari lisensi itu 1 juta dollar AS hingga 5 juta dollar AS atau setara Rp 14 miliar hingga Rp 70 miliar.
  4. Indonesia
    Beberapa bulan lalu, Trump mengumumkan rencana pembangunan resor super-mewah di Bali, dan lapangan golf di Jawa Barat (Jabar). Pembangunan lapangan golf tersebut adalah yang pertama bagi Trump di Asia. Namun, rencana ini terlambat dimasukkan dalam dokumen data pencalonan presiden. [SS/CNN] (Manjanikdotcom) December 11, 2015

Dikirim ke sini oleh Abimantrono Anwar

(nahimunkar.com)

(Dibaca 2.513 kali, 1 untuk hari ini)