Ilustrasi/voa-islam.com

Bandingkan dengan Hebohnya Kasus Pernikahan Syekh Puji

Bandingkan kasus pendeta gereja yang memperdaya dan menzinai bocah selama 2 tahun hingga melahirkan bayi ‘iblis’ ini dengan kasus pernikahan Syekh Puji dengan Ulfa tahun 2008.

Pernikhan Syekh Puji dengan Lutfiana Ulfa itu sah secara Islam. Tetapi betapa hebohnya media-media mempersoalkannya. Bahkan Musdah Mulia wanita liberal yang konon menghalalkan homosex ikut bersuara keras terhadap pernikahan Syekh Puji dengan Ulfa hanya karena belum cukup Umur 16 tahun itu.

Demikian pula manusia tua Umar Shihab yang konon pro aliran sesat syiah yang menghalalkan kawin kontrak (nikah mut’ah) ikut pula “menteror” pernikahan yang secara syari’at Islam sah antara Syekh Puji dan Ulfa itu.

Komisi Perlindungan Anak pun bertandang ke Semarang tempat Syekh Puji segala. Kenapa kini dalam kasus pendeta gereja menggagahi bocah yatim umur 13 tahun selama 2 tahun hingga beranak itu mereka cep klakep bagai orong-orong kepidak (terinjak)?

Mengapa pula media-media katolik, kristen, sekuler, liberal dan anti Islam sunyi senyap bagai sakit gigi kronis?

Betapa memalukannya cara kerja mereka dalam menjerumuskan manusia selama ini.

Untuk membandingkan kasus ini, simak link-link ini:

https://www.nahimunkar.org/para-teroris-dalam-kasus-lutfiana-ulfa/

https://www.nahimunkar.org/menghakimi-ulfa/

Professor Doktor Musdah Mulia “Penghalal Homosex” Kena Batunya

https://www.nahimunkar.org/professor-doktor-musdah-mulia-penghalal-homosex-kena-batunya/

(nahimunkar.com)

(Dibaca 11.249 kali, 1 untuk hari ini)