Islam Nusantara di desain sedemikian rupa oleh pelaku Islam Liberal dan Syi’ah untuk mendakangkalkan akidah dan membodohi umat Islam.

Tokoh nya makruf seperti Ulil Abshar Abdalla, Sumanto Al Qurthuby, dan Jalaludin Rahmat . Tokoh yang terakhir Ma’ruf dikenal sebagai penganut Syi’ah Indonesia.

Pengikut Islam Nusantara ini jika tidak jatuh pada taklid buta, maka dia adalah orang yang tertipu, atau telah rusak akidah serta fitrahnya sebagai Muslim

Ref :
‘Detik’ 50 Tokoh JIL Indonesia, mualaf Center Indonesia ‘ Al Akh Steven Hafizhahullah

Islam Nusantara ini adalah buah pemikiran mereka dengan mengeluarkan ideologi Islam yang sangat permisif dan menyama ratakan semua Agama dapat masuk surga, banyak kebathilan mereka seperti wanita tidak wajib mengenakan hijab, shalat boleh dipimpin wanita, dan segelintir pemikiran ‘rusak’ dan ‘berbahaya lainnya’. Yang bila orang masih sehat pemikirannya, akan mudah terlihat pemikiran mereka menyelisihi Al Qur’an dan As Sunnah.

Seperti salah satu contoh sebuah organisasi keagamaan, seperti Banser menjaga gereja. Dibalik sikap seperti ini, bahwa orang awam nya hanya didoktrin dan brain wash dengan alasan toleransi, namun atasannya mendapatkan ‘fee’ sebagaimana dilansir dari founder Mualaf center Indonesia, PGI membayar 50jt , untuk Banser menjaga gereja , hingga bila sampai ada bom molotov maka Yang pertama terkena adalah Banser. Allahu Yahdik

Selain daripada itu, sikap permisif yang bersifat ekstrim ini, ternyata menimbulkan konsekuensi yang besar,

Mengapa…..???

Lihatlah daerah pelosok dan daerah daerah terpencil bahkan di daerah Jawa, yang bukan termasuk kota kota besar ;

Bahwa Evangelist dan misionaris bebas melakukan kegiatan ‘dakwah’ mereka di basis basis desa-desa dekat pesantren yang terpengaruh paham ini, dimana ironisnya terjadi pemurtadan massal sedangkan pesantren jaraknya hanya 1-2 km dari pusat pemurtadan ini.

Selanjutnya,

Dan lihatlah yang menjadi musuh Islam Nusantara, bahwa yang mereka benci adalah orang yang sangat memperhatikan agamanya, seperti yang berjenggot, rajin shalat berjamaah datang ke masjid, wanitanya memakai cadar, mereka sebut radikal, ekstrimis, sebagaimana mereka memusuhi Para da’i dari Madinah atau Mekkah, karena hal ini membahayakan agenda mereka untuk mendangkalkan akidah umat Islam .

Selain daripada it,
Sudah Ma’ruf para tokoh Jaringan Islam Liberal, latar belakang pendidikan mereka adalah berasal dari Kanada / Amerika serikat, dan hal ini mengindikasikan bahwa JIL sendiri merupakan bentukan kaum imperialis barat untuk memecah belah muslimin demi kepentingan pribadi mereka.

(Sebagaimana pentolan JIL, Ulil Abshar Abdalla lulusan Harvard / Universitas Boston )

Dan jika diperhatikan, bahwa mereka sangat memerangi pemurnian agama Islam (-tashfiyah-) yang berasal dari Arab Saudi dengan berbagai fitnah, seperti Wahhabi, senang mengkafirkan , dakwah ekstrimis, yang membahayakan NKRI dan propaganda lainnya, sehingga kaum muslimin phobia dan membenci syariat Agama mereka sendiri.

Dengan demikian, tujuan utama mereka selain mendakangkalkan akidah kaum muslimin, serta menjadikan kaum Muslimin seperti mereka atau mengikuti Amaliah-Amaliah Syi’ah, dan menjauhkan kaum Muslimin dari fitrah dan syariat Islam yang benar, hingga mereka asing dengan agama ini.

Hadanallah Waiyyakum
(Via Al Akh R Erdia Rachman )

Mari Kita Selamatkan Diri, Keluarga, Lingkungan Dari Paham Liberal, Penganut Kebebasan Penggerus Aqidah.

┈┈┈◎❅❀❦?????❦❀❅◎┈┈┈

Via Fb Jehanara BalQies

(nahimunkar.org)

(Dibaca 2.014 kali, 5 untuk hari ini)