Pegawai yang mengenakan Busana Sinterklas (ilustrasi)

Jakarta (SI Online) – Menjelang perayaan natal, umat Islam diminta waspada terhadap upaya kaum Nasrani yang memaksa untuk memakai atribut-atribut natal seperti busana sinterklas. Para pegawai muslim yang dipaksa mengenakan simbol-simbol Kristen harus menolak karena ini bagian ritual ibadah agama lain. Demikian dikatakan Mantan Misionaris Ustaz Bernard Abdul Jabbar kepada Suara Islam Online, Jum’at (6/12/2013)

“Jangan sekali-kali melanggar prinsip akidah Islam yang tidak membolehkan seorang muslim mengikuti dan menyerupai orang-orang kafir. Itu haram!” ujar Ustaz Bernard.

Memakai atribut natal termasuk bagian dari tasabbuh bil kuffar, “Mantasyabbaha biqoumin fahuwa minhum, Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum, maka ia termasuk golongan mereka,” papar Ustaz Bernard membacakan hadits Nabi Saw.

“Hati-hati, jaga akidah, karena ini bagian daripada penyebaran ajaran mereka. Dan ini merupakan pelanggaran karena memaksakan suatu ajaran untuk dilaksanakan oleh umat lain,” tambahnya.

Selain itu aktifis Forum Umat Islam (FUI) ini memperingatkan agar para pemilik perusahaan yang beragama Kristen untuk tidak memaksa pegawai muslim memakai busana Natal.

red: adhila

(nahimunkar.com)

(Dibaca 469 kali, 1 untuk hari ini)