Foto: Kemenag

MADINAH – Tahun ini, pre cleareance saat keberangkatan jemaah haji diberlakukan di Bandara Soekarno-Hatta. Proses keimigrasian yang biasanya dilalui jemaah di bandara Arab Saudi, kini berlangsung di Cengkareng. Setibanya di Saudi, jemaah bisa melalui jalur cepat keimigrasian atau fast track yang telah disiapkan.

Proses ini diapresiasi jemaah kloter pertama Embarkasi Jakarta-Pondok Gede (JKG 01). Mereka mengaku puas dengan layanan yang disiapkan di Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah tersebut.

“Cepat banget, hanya lima menit tadi,” kata Ahmad Ali Maksum (50), jemaah asal Jakarta di Bandara AMAA.

Menurutnya, begitu turun dari pesawat, dia langsung diarahkan petugas menuju pemeriksaan bea cukai untuk kemudian diarahkan ke bus.

Jemaah lain yang juga menyatakan kepuasaan adalah Huryani Darip dari Klender. Jemaah berusia 71 tahun itu mengaku sudah pernah naik haji.

Ia mengingat, saat naik haji pada 1994, pemeriksaan keimigrasian waktu itu cukup lama. “Dulu lama sekali, sekarang cepat. Saya puas,” kata dia.

Jalur Fast Track untuk tahun ini baru tersedia di Bandara Saudi bagi jemaah yang berangkat dari Embarkasi Jakarta-Pondok Gede (JKG) dan Embarkasi Jakarta-Bekasi (JKS). Untuk ke depannya, jalur ini diharapkan dapat diperluas lagi demi kenyamanan jemaah haji Indonesia.

(Kemenag/CN41/SM Network)

Sumber: suaramerdeka.com

(nahimunkar.org)

(Dibaca 224 kali, 1 untuk hari ini)