nbaru(SegmenNews.com)- Setiap tahun datangnya Hari raya Idul Adha, masih banyak panitia menggunakan plastik kresek hitam pembungkus daging kurban.

Kepala Dispertanak Provinsi Riau,Askardiya R Patrianov, Rabu (31/8/2016), menjelaskan bahwa penggunaan plastik kresek hitam tidak baik dan mengganggu kesehatan.

Sebab plastik hitam mengandung residu yang tinggi dan lengket. Sehingga kandungan kimia plastik tertinggal di daging kurban.

Untuk menghindari pemakaian plastik hitam, Patrianov menyebutkan terus melakukan sosialisasi kepada panitia kurban.

“Masih ada waktu sekitar seminggu lagi jelang Idul Adha. Akan dterus disosialisasikan kepada pengurus mesjid dan kurban agar tak gunakan plastik hitam,” ujarnya.

Dikutip dari doktersehat.com, ternyata kantong plastik hitam lebih diperuntukkan sebagai tempat sampah atau tempat membuang banyak kotoran atau pembalut dan pampers bayi.

Kantong plastik hitam merupakan produk daur ulang dari banyak kantong plastik lain yang sudah tidak terpakai.

Kantong plastik hitam bisa dianggap sebagai produk plastik yang paling rendah kualitasnya sehingga plastik sering memgeluarkan bau tajam dan menyengat.

Bahan utama dari kantong plastik ini adalah polivinil klorida atau PVC serta residu timah putih dan bahan kimia berbahaya lainnya layaknia cadmium.

Beberapa pakar kesehatan mengatakan memakan makanan yang ditempatkan pada kantong plastik hitam, akan beresiko mendapatkan penyakit berbahaya layaknya pembengkakan organ hati, hepatitis, permasalahan pada sistem saraf, atau bahkan penyakit kanker yang mematikan.***(ran/dsc/hl)

Sumber: segmennews.com/Rabu, 31 Agustus 2016

(nahimunkar.com)

(Dibaca 1.570 kali, 1 untuk hari ini)