Mereka benar-benar perusak tapi ngakunya membangun

Ancaman Allah, dihancurkannya suatu negeri karena kaum elitnya durhaka.

Soalnya manusia yang pegang kendali di sini tampaknya tidak kenal lagi (tidak mau tahu lagi) walau itu barang haram bahkan merusak masyarakat. Yang penting duit.

Inilah di antara beritanya.

***

Dari Cukai Rokok dan Miras, Indonesia Raup Rp 117 Triliun

JUMAT, 21 NOVEMBER 2014 05:17

 

Starberita – Jakarta -Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro melaporkan target penerimaan cukai tahun ini kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). Penerimaan cukai, kata Bambang, merupakan pendapatan negara terbesar ketiga, setelah pajak dan penerimaan migas.

“Cukai adalah penerimaan ketiga terbesar. Saat ini, ada tiga barang yang kena cukai yakni hasil tembakau, minuman alkohol (miras), dan minuman ethil alkohol,” kata Bambang di depan Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Kamis (20/11/2014).

Penerimaan cukai terbesar untuk tahun ini disumbang oleh tembakau. Cukai dari tembakau Rp 111 triliun, kemudian disusul cukai minuman keras Rp 6 triliun.

“Untuk tahun 2014, hasil tembakau ditargetkan Rp 111 triliun, miras Rp 6 triliun, ethil alkohol Rp 106 miliar,” ujarnya.

Bambang, kepada Jokowi, menegaskan dari tahun ke tahun target penerimaan negara dari cukai selalu mencapai target.

“Selama ini target cukai selalu tercapai, bahkan lebih. Tapi untuk tembakau ada pengecualian tahun ini,” jelasnya.

Bambang menyebut, adanya penurunan produksi rokok nasional pada tahun ini akan membuat penerimaan cukai rokok terganggu.

“Tentunya kalau penurunan itu terjadi karena upaya kita untuk jaga kesehatan sangar baik, tapi kami mau pendalaman penurunan karena banyak yang tidak membayar atau karena permaianan cukai ilegal,” paparnya.(dtc/YEZ)

***

Mereka benar-benar perusak tapi ngakunya membangun

وَإِذَا قِيلَ لَهُمْ لا تُفْسِدُوا فِي الأرْضِ قَالُوا إِنَّمَا نَحْنُ مُصْلِحُونَ (١١)أَلا إِنَّهُمْ هُمُ الْمُفْسِدُونَ وَلَكِنْ لا يَشْعُرُونَ (١٢)

  1. dan bila dikatakan kepada mereka:”Janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi[24]”. mereka menjawab: “Sesungguhnya Kami orang-orang yang mengadakan perbaikan.”
  2. Ingatlah, Sesungguhnya mereka itulah orang-orang yang membuat kerusakan, tetapi mereka tidak sadar. (QS Al-Baqarah: 11-12).

[24] Kerusakan yang mereka perbuat di muka bumi bukan berarti kerusakan benda, melainkan menghasut orang-orang kafir untuk memusuhi dan menentang orang-orang Islam.

Ancaman Allah, dihancurkannya suatu negeri karena kaum elitnya durhaka

وَإِذَا أَرَدْنَا أَنْ نُهْلِكَ قَرْيَةً أَمَرْنَا مُتْرَفِيهَا فَفَسَقُوا فِيهَا فَحَقَّ عَلَيْهَا الْقَوْلُ فَدَمَّرْنَاهَا تَدْمِيرًا (١٦)وَكَمْ أَهْلَكْنَا مِنَ الْقُرُونِ مِنْ بَعْدِ نُوحٍ وَكَفَى بِرَبِّكَ بِذُنُوبِ عِبَادِهِ خَبِيرًا بَصِيرًا (١٧)

  1. dan jika Kami hendak membinasakan suatu negeri, Maka Kami perintahkan kepada orang-orang yang hidup mewah di negeri itu (supaya mentaati Allah) tetapi mereka melakukan kedurhakaan dalam negeri itu, maka sudah sepantasnya Berlaku terhadapnya Perkataan (ketentuan kami), kemudian Kami hancurkan negeri itu sehancur-hancurnya.
  2. dan berapa banyaknya kaum sesudah Nuh telah Kami binasakan. dan cukuplah Tuhanmu Maha mengetahui lagi Maha melihat dosa hamba-hamba-Nya. (QS Al-Israa’/17: 16-17).

(nahimunkar.com)

(Dibaca 1.363 kali, 1 untuk hari ini)