Ust Khalid Basalamah

(Ambiguistis) – Rosulullah shollallaahu ‘alayhi wa sallam bukan tanpa alasan menyatakan bahwasanya beliau bangga dengan jumlah umatnya yang banyak. Rosulullah tahu betul bahwasanya Allah yang menetapkan rejeki bagi para makhluk. Namun virus yahudi yang membuat takut kaum Muslimin untuk memperbanyak anak telah menyebabkan jumlah kaum Muslimin semakin sedikit. Orang-orang yahudi membuat program KB 2 anak cukup bertujuan untuk mengurangi jumlah kaum Muslimin dunia. Namun yahudi sendiri menyuruh kaumnya untuk memperbanyak anak.

Kondisi seperti ini akan semakin merebak jika tidak segera dipahamkan bahwasanya Allah adalah pemberi rejeki. Sehingga tidak perlu lagi ada ketakutan untuk memiliki banyak anak karena seringnya diserukan takut tidak bisa memberi makan. Ada juga doktrin pendidikan, mereka menyebarkan ketakutan bagaimana nasib pendidikan anak-anaknya. Padahal hal ini berkorelasi dengan maraknya perempuan atau ibu-ibu bekerja di luar rumah sehingga anak-anaknya terbengkalai. Masih banyak lagi virus ketakutan lainnya.

Islam selalu memberikan solusi dan salah satu solusi untuk hidup mulia adalah dengan berislam. Jika seseorang paham bagaimana berislam dengan baik maka ia tidak akan takut lagi akan rejeki, ajal, jodoh dan lain sebagainya. Semuanya dikembalikan kepada Allah yang telah menetapkan taqdir dengan tanpa melalaikan usaha sebagai upaya untuk meraih ridho Allah.

video

Sumber: ambiguistis.net

(nahimunkar.com)

(Dibaca 1.658 kali, 1 untuk hari ini)