Meski ada keuntungan dari pembongkaran jembatan Kalibata, tetapi warga Rawajati, Pancoran, Jakarta Selatan, yang tinggal tempat tersebut juga tak memungkiri ada kerugian. Kerugian yang ditimbulkan dari adanya pembongkaran jembatan tersebut, salah satunya adalah kemacetan lalu lintas akan semakin bertambah.

Hal tersebut, karena sebelum jembatan tersebut dibongkar, kawasan itu memang macet pada jam-jam berangkat dan pulang kerja kantoran.

“Pasti di sini macetnya nambah. Biasanya jam berangkat kerja dan jam pulang kerja saja macet. Jadi, kadang kendaraan lewat jembatan Kalibata sama lewat flyover di atas jembatan ini,” kata Komarudin (33), salah satu warga di lokasi, Minggu, 6 Maret 2016.

Usai jembatan itu dibongkar, dia meyakini kemacetan lalu lintas tak hanya terjadi pada jam berangkat dan pulang kerja.

“Jadinya pasti jam berapapun, pasti macet. Kalau ini (jembatan Kalibata) masih ada aja macetnya bisa sampai perlintasan kereta api Duren Kalibata,” tambahnya.

Pria yang bekerja sebagai karyawan swasta itu menambahkan, kemacetan lalu lintas terjadi karena usai melewati flyover atau jembatan Kalibata, di ujung jalan ada lampu merah yang hanya muat untuk dua mobil.

“Ujung jalan ini lampu merah yang hanya muat untuk dua mobil. Kalau jembatan Kalibata dijebol, dan hanya lewat flyover, pasti macetnya bisa sampai Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata,” kata dia.

Sebelumnya diketahui, jembatan Kalibata yang menghubungkan Kalibata, Jakarta Selatan dengan Cililitan, Jakarta Timur, Minggu, 6 Maret 2016,  dibongkar.

Jembatan sepanjang 50 meter itu dibongkar, lantaran sampah yang mengalir di Kali Ciliwung kerap menyangkut, yang mengakibatkan sampah menumpuk di kolong jembatan, hingga terkadang debit air di kali tersebut meninggi lantaran air tertahan.

By: VIVA.co.id – March 6, 2016, Ramli Marchus

***

Warga: Jembatan Rawajati Dibongkar, Tambah Masalah Baru

Rabu, 11 Februari 2015 , 18:36:00 WIB

DIBAWAH JEMBATAN RAWAJATI

DIBAWAH JEMBATAN RAWAJATI/IST


RMOL.
 Ternyata tak hanya pedagang yang menolak pembongkaran jembatan Rawajati, Pancoran, Jakarta Selatan. Namun warga disekitar kawasan tersebut juga menolak jika pembongkaran itu terjadi.

Salah seorang warga yang ditemui RMOLJakarta di kawasan kolong flyover Rawajati, Hj. Henah (50) menyatakan, pembongkaran jembatan malah akan menimbulkan permasalahan baru untuk warga disekitar kawasan tersebut.

“Saya tidak setuju dengan pembongkaran jembatan,

soalnya kalau dibongkar malah bisa menambah masalah baru buat warga,” kata Hj. Henah kepadaRMOLJakarta, Rabu (11/2).

Menurutnya masalah baru yang ditimbulkan dari pembongkaran jembatan tersebut, selain mematikan ekonomi pedagang kecil di kawasan itu, juga akan membuat repot warga.

“Kasihan pedagang kalau jembatan dibongkar dagangan mereka jadi sepi. Masak jalanan rame malah dibikin sepi. Kalau buat kita, jadi repot kalau mau aktivitas, harus jalan jauh dulu, kalau mau pulang harus lewati flyover,” kata dia.

Selain itu, ia juga mengaku takut untuk lewat jalan flyover Rawajati. “Kalau lewat atas (flyover) kita ngeri. Soalnya rawan disitu. Itu kenapa banyak orang yang suka lewat bawah jembatan,” jelasnya.

Hal senada juga dijelaskan Wisnu (32), warga yang memiliki kediaman dibantaran Kali Ciliwung kawasan Rawajati itu, juga menolak rencana pembongkaran jembatan tersebut.

“Jangan dibongkar itu jembatan, kasihan buat ibu-ibu di daerah sini, mereka jadi susah kalau pulang ke rumah. Soalnya kalau dibongkar, angkot gak bisa lewat bawah, jadi harus jalan jauh dulu,” kata dia.

Selain menyusahkan, Wisnu berpendapat bahwa pembongkaran jembatan tersebut nantinya juga akan menambah kemacetan lalu lintas yang sebelumnya sudah sering terjadi di wilayah itu.

“Belum dibongkar saja di flyover macetnya saja sudah parah. Apalagi kalau dibongkar, bisa-bisa tambah parah,” imbuh Wisnu.

Seperti diketahui, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) meminta Dinas PU agar segera membongkar Jembatan Rawajati, Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, lantaran dinilai menjadi salah satu penyebab banjir di Jakarta Selatan.

“Saya bilang ke Kepala Dinas PU, jembatan yang lama itu harus dibongkar. Kalau kamu enggak bongkar, dari Bogor datang sampah segitu banyak kan nyangkut,” kata Ahok.[Prasetyo/sim/jkt/man]

(nahimunkar.com)

(Dibaca 1.080 kali, 1 untuk hari ini)