Jenderal Syiah Iran Akhirnya Akui Keterlibatan Mereka di Yaman

Ini adalah konfirmasi pertama pemerintah Teheran mengenai keterlibatan mereka dalam konflik di Yaman, setelah sebelumnya Menlu Iran Javad Zarif membantahnya.

Teheran telah melatih sekitar 1600 pemberontak Syiah Houthi sebelum memanasnya konflik di Aden pada bulan April lalu.

Dikuasai Syiah Houthi, Saudi Bombardir Mabes Pasukan Penjaga Republik Yaman

Presiden Pakistan; Keamanan Arab Saudi Adalah Prioritas Utama Luar Negeri Kami

Inilah beritanya.

***

Jenderal Syiah Iran Akhirnya Akui Keterlibatan Mereka di Yaman

 

zahid – Senin, 9 Rajab 1436 H / 27 April 2015 15:00 WIB

JenderalXAliXHadmani

Eramuslim.com – Seorang pejabat tinggi militer Iran mengakui bahwa negaranya ikut membantu pemberontak Syiah Houthi dan sekutunya dalam menghadapi agresi militer Koalisi Negara Islam yang dipimpin Saudi dan sekutunya di Yaman.

Dalam wawancaranya dengan kantor berita Farsi Iran pada hari Minggu (26/04) kemarin, Jenderal Ali Hadmani mengakui bahwa negaranya ikut mendukung pemberontakan Syiah Houthi dengan menjadi penasehat militer dan memberikan sejumlah bantuan kepada mereka, tanpa mau menjelaskan apa bentuk bantuan tersebut.

“Kami mengumumkan secara terbuka dukungan dan bantuan kami kepada perlawanan Syiah Houthi di Yaman, sama seperti perlawanan Palestina, Lebanon, Irak dan Afghanistan,” ujar Jenderal Ali Hadmani.

Ini adalah konfirmasi pertama pemerintah Teheran mengenai keterlibatan mereka dalam konflik di Yaman, setelah sebelumnya Menlu Iran Javad Zarif membantahnya.

Menurut keterangan Menteri Luar Negeri Yaman, Riad Yassin, pada hari Minggu kemarin di ibukota London menyatakan bahwa sedikitnya Teheran telah melatih sekitar 1600 pemberontak Syiah Houthi sebelum memanasnya konflik di Aden pada bulan April lalu. (Rassd/Ram)

***

Dikuasai Syiah Houthi, Saudi Bombardir Mabes Pasukan Penjaga Republik Yaman

zahid – Senin, 9 Rajab 1436 H / 27 April 2015 11:50 WIB

F-15XserangXtarget

Eramuslim.com – Pesawat koalisi regional Arab kembali membombardir situs militer milik pemberontak Syiah Houthi untuk hari ke empat kalinya secara berturut-turut, setelah pengumuman berakhirnya operasi “badai penghancur” pada hari Selasa 21 April kemarin.

Seperti dikutip kantor berita ACA dari saksi mata setempat mengatakan, “Sejak Sabtu (25/04) pagi pesawat udara koalisi regional telah membombardir kamp besar milik pasukan penjaga Republik yang kini dikuasai kelompok pemberontak.”

“Kami mendengar 3 ledakan besar dari kamp militer yang terletak di sebelah selatan ibukota Sanaa,” tambah saksi mata.

Perlu diketahui bahwa sejak pengumuman berakhirnya operasi “badai penghancur” oleh Raja Salman bin Abdul Aziz pada hari Selasa kemarin, setiap harinya pesawat tempur Arab Saudi terus membombardir sejumlah kamp militer pemberontak Syiah Houthi dan sekutunya di Yaman. (Dostor/Ram)

***

Presiden Pakistan; Keamanan Arab Saudi Adalah Prioritas Utama Luar Negeri Kami

zahid – Senin, 9 Rajab 1436 H / 27 April 2015 16:20 WIB

PresidenXMemnonXHussein

Eramuslim.com – Presiden Pakistan Memnon Hussein menyatakan bahwa kedaulatan dan keamanan Kerajaan Arab Saudi adalah salah satu kebijakan penting politik luar negeri pemerintah Islamabad saat ini.

Pernyataan ini dilontarkan Presiden Memnon Hussein dalam pertemuannya dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan di kota Istanbul pada Minggu (26/04) malam waktu setempat.

Seperti dilansir dari sumber pemerintah Islamabad menyatakan bahwa pertemuan kedua kepala negara membahas sejumlah permasalahan di kawasan Timur Tengah, khususnya solusi awal dalam krisis politik di Yaman.

Presiden Memnon Hussein menekankan bahwa inti solusi damai di Yaman ada ditangan kelompok pemberontak Syiah Houthi dan sekutunya yang telah mengkudeta pemerintahan sah Presiden Abed Rabbo Mansour Hadi.

Perlu diketahui bahwa pemberontak Syiah Houthi dan pejabat militer Iran mengancam akan menyerang fasilitas minyak Arab Saudi jika mereka tidak menghentikan operasi militer di Yaman. (Alarabiya/Ram)

(nahimunkar.com)

(Dibaca 6.543 kali, 1 untuk hari ini)