Nama Jokowi di UN (Sumber Vivanews)

.

 

  • Cara yang dilakukan Jokowi dan tim suksesnya ini sudah merusak pendidikan nasional di Indonesia.
  • Apabila ada faktor kesengajaan, panitia yang terlibat dalam penyalahgunaan wewenang dapat dikenai sanksi karena melanggar PP No 53/2010 Tentang Disiplin PNS Pasal 14 ayat (1) tentang Penyalahgunaan Wewenang, tulis AdaTerus.com, Senin, 14 Apr 2014 | 14:34 wib.

Inilah berita dan sorotannya.

***

Ngebet Jadi Presiden, Jokowi Kampanye Terselubung di Soal UN

Meski Pemilihan Legislatif (Pileg) sudah selesai namun hiruk pikuk politik masih saja berlangsung menjelang Pemilihan Presiden (Pilpres). Bahkan, salah satu Capres melakukan kampanye terselubung melalui soal Ujian Nasional tingkat SLTA. Pada soal Bahasa Indonesia, Senin 14 April 2014 diketemukan soal dimana ada nama Joko Widodo.

Soal ini dinilai kampanye terselubung, karena memasuki ranah pendidikan yang seharusnya terbebas dari hingar bingar politik. “Ini jelas kampanye, kalau saya lihat soalnya menggiring opini kalau Jokowi bersih tanpa cacat dan terbebas dari korupsi,” kata Pengamat politik Sugiyanto Emik, ketika dihubungi, Senin.

Tak heran, Hal tersebut ramai menjadi bahan perbicangan di linimasa Twitter. “Setelah moncong putih kampanye lewat iklan spatu, skrg Jokowi kampanye lewat UN,” kata pemilik akun @aliPopalia. “Kemrin ada yang protes PKS di depok masuk soal. kalo ini..diam sj” kata akun @p1qo. Senanda dikatakan akun @j3_Balkot, sudah curang di C1 sekarang lewat soal UN, bahaya!,” tulisnya di Twitter.

Sementara menurut pemilik akun @hafidz_ary mengatakan, “Usut tuntas pembuat soalnya. Kalo PKS yang begini apa jadinya ya di media?”. tenya dia.

Disunting Oleh : Idham/AdaTerus.comSenin, 14 Apr 2014 | 14:11 wib

 ***

 

Kalap dan Takut Kalah, Jokowi Kampanye di Ujian Nasional

Tim Media Jokowi melakukan segala cara untuk memenangkan Pilpres setelah Mega tidak merestui mantan Walikota Solo itu.

Jokowi melakukan kampanye terselubung di Ujian Nasional tingkat Siswa tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan Madrasah Aliyah (MA).

Cara yang dilakukan Jokowi dan tim suksesnya ini sudah merusak pendidikan nasional di Indonesia. Bolehlah, para pelajar mengetahui tentang politik, tetapi menyusup di UN ini sangat membahayakan bagi pendikan di Indonesia.

Nampaknya, cara kampanye Jokowi dan timnya sudah kalap dan takut kalah. Mereka menggunakan segala cara termasuk memasukkan nama Jokowi di UN.

Sepantasnya Jokowi dipanggil pihak aparat keamanan ataupun Bawaslu untuk dimintai keterangan terkait kasus ini.

Ahmad Jono

OPINI | 14 April 2014 | 16:31

http://politik.kompasiana.com/2014/04/14/kalap-dan-takut-kalah-jokowi-kampanye-di-ujian-nasional-648883.html.

***

(nahimunkar.com)

(Dibaca 585 kali, 1 untuk hari ini)