TRIBUN-VIDEO.COM – Rocky Gerung memberi komentar tentang admin Twitter Presiden Jokowi setelah salah cuit.

Hal tersebut disampaikan di akun Twitternya, @rockygerung, Kamis (17/5/2018).

Berawal dari akun @iyutVB yang mengatakan jika Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tak pernah kecolongan dalam mengelola akun resminya.

Ia menambahkan di tengah kondisi krisis keamanan Jokowi kecolongan akun resminya.

Akun @iyutVB membenarkan apa yang dikatakan Rocky Gerung jika public relation istana sangat buruk.

@iyutVB: …Separah2nya @SBYudhoyono, beliau ga pernah kecolongan dalam mengelola akun resminya…Tapi di tengah kondisi krisis keamanan begini @jokowi malah kecolongan pada akun resminya…Memang benar apa yg dikatakan @rockygerung jika Public Relation istana sangat buruk…

Rocky Gerung pun meresponnya jika pusat hoax nasional itu bukat fiktif.

@rockygerung: Pusat Hoax Nasional itu bukan fiktif:)

Dikutip dari Tribun Wow, Publik sempat digegerkan dengan akun resmi Twitter Presiden Joko Widodo yang mengunggah komentar terkait JKT 48.

Tweet yang kini sudah dihapus tersebut membalas kicauan dari akun penggemar JKT 48, @Bebyyers Rabu (16/5/2018) pada pukul 15.24 WIB.

“Wuooohh mantab! Jadi teringat deg2annya di momen Senbatsu Uza pekan lalu,” kicau akun Twitter Jokowi.

Diketahui, Senbatsu adalah istilah khusus dalam kamus populer group idol. Artinya, kelompok khusus dalam grup yang mendapat kesempatan untuk tampil dan membawakan singel tertentu.

Menurut Deputi bidang Protokol, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden Bey Triadi Machmudin, saat ini pengelola akun @jokowi sudah dibebastugaskan atau dipecat.

Menambahkan, pihkanya juga menambah langkah-langkah pengamanan dan penanganan tambahan untuk akun @jokowi agar kejadian tersebut tidak terulang.

Senada dengan Bey, Pramono Anung juga membenarkan adanya kesalahan yang dilakukan oleh admin akun Twitter Jokowi.

Pramono Anung mengatakan kesalahan mungkin muncul karena admin yang kurang teliti.

Simak video di atas!(*)

Sumber: video.tribunnews.com

(nahimunkar.org)

(Dibaca 1.400 kali, 1 untuk hari ini)