Inilah beritanya.

***

KPK Segel Rumah Romarhamuziy dan Kantor Menteri Agama dan Sekjen

Presiden Joko Widodo didampingi Romahurmujiy alias Rommy, kiri dan Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin. Foto ist

JAKARTA, CITRAINDONESIA.COM- KPKsegel Rumah Ketua Umum Partai PPP Romarhamuziy alias Rommy di seputar Jalan Batu Ampar III no 4, Condet Jakarta Timur, Jumat malam sekitar pukul 20.00, Jumat (15/3/2019).

Petugas KPK sempat kesulitan karena rumah itu tidak dibuka oleh penjaganya saat keempat (4) penyidik mencoba masuk dan mgentuk pintunya sekitar pukul 19.00 WIB. Tapi tidak dibuka. Berkat bantuan RT setempat, kemudian rumah Rommy itu pun dibuka. Lantas disegel petugas itu untuk mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga berada di situ.

Terpisah, Ruang kerja Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddindan ruang kerja Sekjen Kemenag juga disegel petugas dari KPK untuk mengamankan dokumen- dokumen yang diduga berada di tempat itu.

Seperti diketahui bahwa Rommy dan empat orang lannya di OTT KPK di Jawa Timur, Jumat (15/3/2019) yang kemudian diperiksa di Polda Jatim. Dari tangan mereka petugas menyita
uang rupiah, ujar jubir KPK Febriansyah di Jakarta, Jumat siang (15/3/2019).

Terpisah, Ketua KPK Agus Rahardjo membenarkan OTT itu yang katanya dugaan transaksi untuk pengisian jabatan di Kementerian Agama diduga melibatkan Romi. “Sudah lama. Sudah lama (intai Romahurmuziy),” kata Agus di Gedung KPK Jakarta, Jumat (15/3/2019).

“Yang perlu dicatat itu bukan pemberian yang pertama karena sebelumnya juga yang bersangkutan pernah memberikan,” kata Agus menambahkan. (ling)

https://citraindonesia.com

***

Kasus Romi Terkait Jual Beli Jabatan di Kemenag Daerah dan Pusat

Dengan adanya OTT ini, menurut Rian, menunjukan bahwa penegakan hukum dan pemberantasan korupsi berjalan dengan baik di Indonesia.

Jakarta, INDONEWS.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Jawa Timur. Selain menangkap basah 5 pelaku OTT, KPK juga menjaring Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy dalam operasi senyap tersebut.

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah menyebut penyidik mengamankan lima orang dan sejumlah uang pecahan rupiah dari OTT tersebut. Kelima pelaku OTT yang terjaring KPK yaitu ada unsur Anggota DPR RI, swasta, pejabat Kementerian Agama.

“Lima orang tersebut ada dari unsur penyelenggara negara dari DPR RI anggota DPR RI, kemudian ada unsur swasta, dan dari unsur pejabat di Kementerian Agama pejabat di daerah ya di Kementerian Agama,” kata Febri saat dikonfirmasi, JUmat (15/3/2019).

Penangkapan para petinggi tersebut terkait dengan jual beli jabatan di Kementerian Agama.

“transaksi ini dari identifikasi yang sudah kami lakukan diduga terkait dengan pengisian jabatan di Kementerian Agama baik di pusat ataupun di daerah tentu Kami Perlu mendalami lebih lanjut informasi-informasi tersebut dan KPK belum bisa menyebutkan Siapa saja orang-orang yang diamankan,” pungkasnya.(Lka)/indonews.id

***

Buntut Tertangkapnya Romi,Ruang Kantor Menag Disegel KPK

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin.(Ist)

Jakarta, INDONEWS.ID – Ruang kantor Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin di Kementerian Agama (Kemenag) disegel oleh KPK, Jumat (15/3/2019) sore jelang malam. Namun demikian belum bisa dipastikan apakah penyegelan tersebut ada hubungannya dengan tertangkapnya Ketua PPP Romahurmziy (Romi) di Surabaya.

Hal tersebut diinfokan oleh salah satu staf Kemenag yang tidak mau disebutkan namanya, Jumat (15/3/2019) usai penyegelan.

Usai penyegelan yang dilakukan pukul 18.00 WIB sekitaran ruang tersebut langsung dijaga ketat oleh sejumlah petugas keamanan.

Penjagaan ketat juga dilakukan di pintu masuk menuju gedung utama Kemenag Jakarta Pusat.(Lka)/indonews.id

***

Romi dan 4 Pelaku OTT Tiba Di KPK Jumat Malam

Ketika Romi tiba di Gedung KPK.(Indonews.id/Luska)

Jakarta, INDONEWS.ID – Ketua Umum PPP Romahurmuziy bersama 4 pelaku OTT di Jawa Timur tiba di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sekitar pukul 20.13 WIB, Jumat (15/3/2019).

Tidak ada sepatah katapun terlontar dari Romi ketika disapa awak media yang telah menunggunya sejak sore. Romi mengenakan jaket, topi dan celana yang berwarna hitam. Mukanya ditutup masker abu-abu.

Romi diciduk terkait kasus dugaan jual beli jabatan di lingkungan Kementerian Agama pusat dan daerah.

Juru Bicara KPK Febry Diansyah menyebut pihaknya mendapat informasi dari masyarakat terkait adanya transaksi pengisian jabatan ini. Atas dasar itulah, satgas KPK mengkroscek sesuai kewenangannya sebagai lembaga antikorupsi.

Dugaan transaksi yang dilakukan bukan hanya pertama kali melainkan sudah beberapa kali. Namun, dia tak merinci berapa nominal uang yang diamankan terkait transaksi ini.

Ada enam orang yang dibawa ke Jakarta, unsurnya ada Anggota DPR, Staf Anggota DPR, pejabat Kemenag daerah dan swasta.

Atas dasar itu juga, tim akan melakukan pemeriksaan kembali di gedung KPK guna menentukan status hukum terhadap rommy.

“Soal rencana konferensi pers malam ini atau besok pagi,” pungkasnya. (Lka)/indonews.id

(nahimunkar.org)  

(Dibaca 138 kali, 1 untuk hari ini)