Jualan di Market Place, ribakah ?

Oleh
Dr Muhammad Arifin Badri

Dosen STDI Imam Syafi’i Jember, Pembina Komunitas Pengusaha Muslim Indonesia

 

Ya tentu saja bukan riba, kecuali anda jualan emas atau perak, lalu pembeli membelinya dengan uang, karena tidak terjadi serah terima fisik barang secara tunai di saat transaksi, maka ini riba.

Adapun bila anda jual baju, makanan, elektronik atau lainnya di market place, maka itu bukan riba.

Riba itu bila anda berjualan di market place lalu laris, kemudian oleh pemilik market place anda ditawari kredit atau hutangan modal, yang kemungkinan besar dengan menetapkan margin/ bunga maka ini adalah riba.

Riba itu bila anda membiarkan dana anda mengendap di rekening marketplace dalam beberapa waktu, dan atas pembiaran dana dalam beberapa waktu itu anda mendapatkan hadiah atau bonus atau bunga, maka bunga itu riba.

Perlu diketahui, market place sangat mengharap agar anda tidak menarik dana anda, minimal dalam beberapa waktu agar mereka bisa leluasa memanfaatkan dana anda.

Riba itu bila anda membeli dengan pembiayaan/kredit dan biasanya itu berbunga.

Atau anda menabung/top up dana untuk digunakan berbelanja, dan ketika berbelanja anda mendapat fasilitas potongan harga atau bebas ongkir, yang tidak didapatkan oleh orang yang berbelanja tanpa topup terlebih dahulu.

Namun demikian, walaupun anda berjualan di marketplace dan bisa menghindari riba, tahukah anda bahwa bila dagangan anda laris, maka pemilik market place akan “mengkloning” lapak anda lalu mereka mulai menjadi kempetitor anda, menjual barang yang sama dengan harga yang sedikti lebih murah dan dengan promo yang lebih gencar, ujung ujungnya anda terpaksa gulung tikar dari market place mereka.

Semoga esok hari ada market place yang adil dan menerapkan prinsip mutualisme, bebas riba dan bebas dari praktek praktek monopoli.

Amiin

Dr Muhammad Arifin Badri

Via fb Dr Muhammad Arifin Badri

***

Apa itu Marketplace?

Marketplace adalah sebuah website atau aplikasi online yang memfasilitasi proses jual beli dari berbagai toko. Sebenarnya online marketplace memiliki konsep yang kurang lebih sama dengan pasar tradisional. Pada dasarnya, pemilik marketplace tidak bertanggung jawab atas barang-barang yang dijual karena tugas mereka adalah menyediakan tempat bagi para penjual yang ingin berjualan dan membantu mereka untuk bertemu pelanggan dan melakukan transaksi dengan lebih simpel dan mudah. Transaksinya sendiri memang diatur oleh marketplacenya. Kemudian setelah menerima pembayaran, penjual akan mengirim barang ke pembeli. Salah satu alasan mengapa marketplace terkenal adalah karena kemudahan dan kenyamanan dalam penggunaan. Banyak yang menggambarkan online marketplace seperti department store./ dewaweb.com

***

Pengertian Marketplace: Jenis-Jenis, dan Contoh Marketplace


Pengertian Marketplace Adalah

Sebenarnya, apa itu marketplace? Secara umum, arti marketplace adalah suatu tempat tertentu dimana pasar atau kegiatan jual-beli antara pemilik toko dan konsumen berlangsung secara publik.

Saat ini, istilah marketplace sangat erat hubungannya dengan kegiatan e-commerce. Dalam hal ini, pengertian marketplace adalah suatu jenis website atau aplikasi e-commerce yang memfasilitasi kegiatan jual-beli antara para pemilik toko dengan pembeli secara online.

Pada praktiknya, pihak marketplace menyediakan ruang untuk melakukan kegiatan jual-beli secara online, namun tidak bertanggungjawab atas barang-barang yang dijual di masing-masing toko yang ada di marketplace tersebut.

Meskipun tidak bertanggungjawab atas barang-barang yang dijual oleh setiap toko, pihak marketplace bertanggungjawab atas keamanan proses transaksi antara penjual dan pembeli. Dengan kata lain, kegiatan transaksi keuangan diatur oleh marketplace untuk kemudahan, kenyamanan, dan keamanan para penggunanya.

Baca juga: Pengertian E-Commerce

Jenis-Jenis Marketplace

Setelah mengetahui arti marketplace, mungkin akan timbul pertanyaan; apa saja jenis marketplace yang ada saat ini? Secara garis besar, marketplace dapat dikelompokkan menjadi tiga jenis, yaitu:

1. Marketplace Vertikal

Jenis marketplace ini adalah sebuah marketplace yang memperjual-belikan satu jenis produk yang didapatkan dari berbagai sumber. Dengan kata lain, produk yang dijual berasal dari banyak supplier namun jenis produknya harus satu jenis.

Contoh; situs Mobil.123.com, marketplace yang hanya menjual produk mobil, baik itu mobil bekas maupun mobil baru.

2. Marketplace Horizontal

Jenis marketplace ini adalah marketplace yang memperjual-belikan beberapa jenis produk yang masih berhubungan satu dengan yang lainnya.

Contoh; situs Zalora.co.id, marketplace yang menjual produk-produk yang berhubungan dengan fashion, mulai dari baju, celana, sepatu, tas, aksesoris, dan lain-lain.

3. Marketplace Global

Jenis marketplace ini adalah marketplace yang memperjual-belikan beragam jenis produk yang berbeda dan didapatkan dari banyak sumber. Barang yang dijual tidak harus berhubungan satu dengan lainnya.

Contoh; situs Tokopedia.com, marketplace yang menjual berbagai jenis produk, mulai dari produk rumah tangga, otomotif, komputer, kesehatan, hobi, dan lain sebagainya.

Sumber: maxmanroe.com

(nahimunkar.org)

 

 


 

(Dibaca 265 kali, 1 untuk hari ini)