Kado HUT Kemerdekaan RI ke 75: Singkirin Islam

  • Beredar simbol salib di spanduk2 HUT Kemerdekaan RI ke 75.
  • Mau ganti Assalamu’alaikum (Salam Islam) dengan Salam Pancasila.
  • Mencontohi penggantian Salam Islam (Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh) dengan ‘Salam Oplosan’, Salam Islam tersebut diteruskan dengan salam-salam kemusyrikan dan kekafiran dalam pidato-pidato resmi. Itu sangat rawan bagi aqidah Islam, bisa mengakibatkan rusaknya aqidah, bahkan bisa mengakibatkan keluar dari Islam alias murtad dan musyrik. Bila sampai matinya terhitung sebagai orang musyrik maka haram masuk surga dan tempatnya di nereka.


    {إِنَّهُ مَنْ يُشْرِكْ بِاللَّهِ فَقَدْ حَرَّمَ اللَّهُ عَلَيْهِ الْجَنَّةَ وَمَأْوَاهُ النَّارُ وَمَا لِلظَّالِمِينَ مِنْ أَنْصَارٍ} [المائدة: 72]


    Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolongpun. (QS Al-Maaidah: 72).

 

Sudah ada tokoh terkemuka yang berupaya keras menyingkirkan Islam, matinya sangat mengenaskan.

Silkan simak ini.

***

Tragisnya Kematian Pemimpin Zalim dan Memusuhi Agama Allah



Saat ajalnya, Mustafa Kemal (di Turki) terkena serangan jantung akut,darah tinggi yg tak normal,gatal diseluruh tubuh, penyakit kelamin & kepanasan tiap saat

Pada 26 September 1938 #MustafaKemalAtatuerk pingsan selama 36 jam sebelum akhirnya meninggal dalam keadaan membusuk krn penyakit kelaminnya

Konon tidak ada yg mau mengurus jenazah #MustafaKemalAtatuerk sehingga diawetkan selama 9 hari 9 malam, pic.twitter.com/zumLIFawWu

(RamadhanPergi @MarwanAngkasa14/07/2015 04:08:08 WIB)

https://www.nahimunkar.org/azab-allah-pemimpin-zalim-pelajaran-jokowi-ahok-basuki_btp-arsip/

***

Sesaat berkuasa (di Turki),  Kemal Attaturk pernah menggantung  tiga puluh ulama.  Ia mengatakan, “Ketahuilah, saya dapat membuat negara Turki menjadi negara demokrasi bila saya dapat hidup lima belas tahun lagi. Tetapi jika saya mati sekarang, itu akan memerlukan waktu tiga generasi,” begitulah Kamal Attaturk, selalu berlaku angkuh di atas tindakan kekejaman dan anti agama, seorang yang dikenal sebagai pencetus  ‘sekulerisme Turki’ sekaligus penghancur kekhalifahan Turki dan agama Islam.

Cara kematian yang Allah telah datangkan kepada orang-orang yang dzalim teramat tragis sekali. Kematian merekapun teramat unik.

Nasib serupa dialami Mustafa Kamal Attaturk juga menerima pembalasan yang setimpal dari Allah. Menurut beberapa buku sejarah, kematian Kemal dikarenakan akibat over dosis  minuman keras. Ditambah lagi dengan berbagai penyakit  seperti penyakit kelamin, malaria , sakit ginjal dan lever. Dia meninggal dunia pada 10 November 1938, kulit di tubuh badannya rusak dengan cepat dan díganggu pula oleh penyakit gatal-gatal.

Dokter sudah memberi bermacam-macam salep untuk diusap pada kakinya yang sudah banyak luka-luka karena tergaruk oleh kukunya. Walaupun begitu dia masih sangat angkuh. Di akhir-akhir hayatnya yaitu ketika menderita sakratul maut.

Anehnya dia takut sekali berada di istananya dan tubuhnya merasa panas maka ia ingin dibawa ke tengah laut dengan kapalnya. Bila penyakitnya bertambah, dia tidak dapat menahan diri daripadanya kecuali menjerit. Jeritan itu semakin kuat (hingga kedengaran di sekeliling istana). Dia berteriak kesakitan dalam sakratul mautnya dengan penuh siksa di tengah-tengah laut.

Simak selengkapnya artikel selengkapnya di sini: https://www.nahimunkar.org/kemal-attaturk-firaun-abad-ini/

 

(nahimunkar.org)