Ilustrasi : pustamun.blogspot.com


Perkenankan, ini ada sekadar kado. Boleh jadi bisa dibuka-buka isinya.

1. Kemenag RI Akui Sahnya Agama Yahudi di Indonesia, Saat Israel Dikutuk karena Sahkan UU Pemenjaraan Anak-anak Palestina

Posted on Agu 5th, 2016

by nahimunkar.com

Kementrian Agama RI mengakuia sahnyaAgama Yahudi di Indonesia. Dalam waktu bersamaan, Kelompok HAM di dunia sedang mengutuk persetujuan Israel atas undang-undang baru yang memungkinkan pemenjaraan bagi anak berusia 12 tahun untuk “pelanggaran teroris”.

{لَتَجِدَنَّ أَشَدَّ النَّاسِ عَدَاوَةً لِلَّذِينَ آمَنُوا الْيَهُودَ وَالَّذِينَ أَشْرَكُوا} [المائدة: 82]

Sesungguhnya kamu dapati orang-orang yang paling keras permusuhannya terhadap orang-orang yang beriman ialah orang-orang Yahudi dan orang-orang musyrik. [Al Ma”idah82]

Kemarin hari ulang tahun Kemenag RI dimeriahkan dengan tarian (kemusyrikan) Bali dengan menginjak-injak sajadah. Kini Kemenag mengakui sahnya agama Yahudi.

Apakah Kemenag yang merupakan hadiah bagi umat Islam secara sejarahnya, hingga diadakannya Kemenag itu sendiri belakangan dibanding kementrian lain itu kini justru untuk menghadiahi Umat Islam berupa keyakinan yang menurut ayat tersebut sangat memusuhi Islam? https://www.nahimunkar.org/kemenag-ri-akui-sahnya-agama-yahudi-indonesia-saat-israel-dikutuk-sahkan-uu-pemenjaraan-anak-anak-palestina/

2. Setelah Dirobohkan dan tak Bangun Masjid Amir Hamzah di TIM, Bukti Kebohongan Jokowi

Posted on Agu 6th, 2016

by nahimunkar.com https://www.nahimunkar.org/dirobohkan-dan-tak-bangun-masjid-amir-hamzah-tim-bukti-kebohongan-jokowi/

3. Percetakan Al Quran segera “dikubur”, berikut ungkapan mantan Menag Maftuh Basyuni

Posted on Agu 12th, 2016

by nahimunkar.com

JAKARTA (Arrahmah.com) – Mantan Menteri Agama M. Maftuh Basyuni menyatakan, percetakan Al Quran milik Kementerian Agama (Kemenag) segera “dikubur” dan mesin-mesinnya yang bernilai Rp28 miliar segera jadi besi tua.

“Ya, jadi mesin besi karatan dan besi tua,” ungkap Maftuh di kediaman, Rabu malam, sebagaiman dikutip Antara.

Menteri agama periode Kabinet Indonsia Bersatu Jilid I tersebut mengaku tidak habis pikir mengapa dana yang diinvestasikan demikian besar dan diharapkan dapat memenuhi harapan program satu rumah umat Islam dapat memiliki satu Alquran, justru kini segera masuk “liang kubur” alias mati tak terurus. https://www.nahimunkar.org/percetakan-al-quran-segera-dikubur-berikut-ungkapan-mantan-menag-maftuh-basyuni/

4.  JK Bermudahanah dengan Kafirin, Speaker Masjid Jadi Sasaran?

Posted on Jul 29th, 2015

by nahimunkar.com https://www.nahimunkar.org/jk-bermudahanah-dengan-kafirin-speaker-masjid-jadi-sasaran/

5. Mencari Kuburan PKI: Menggali Kuburan Sendiri

Posted on Apr 30th, 2016

by nahimunkar.com

Oleh: Alfian Tanjung*

Rezim Jokowi sangat welcome dengan Musuh Islam juga musuh negara yakni PKI, agaknya, hutang budi dan hutang janji akan segera dipenuhi pada saat kampanye pilpres.

Diantara janji sang Presiden adalah akan menuntaskan persoalan HAM masa lalu, artinya Jokowi telah menunjukkan wajah aslinya dia adalah pendukung comebacknya PKI, melalu tangan Luhut Binsar Panjaitan dan Agus Wijoyo (anak angkat Jenderal Soetoyo) yang diberi otoritas sebagai Gubernur Lemhanas.

Sementara Gerombolan PKI memulai dengan HUT RI ke 70 pada tahun 2015, dengan mengibarkan bendera PKI di Jawa Timur, Jakarta dan Sumatera Barat.

Ditahun 2016 ada Empat agenda PKI yakni Belok Kiri Fest, Simposium PKI, Pemutaran Film Pulau Buru Tanah Air Beta dan HUT PKI yang ke 102 (menurut kader PKI domestik ke 96). Karena penamaan PKI baru disosialisasikan tanggal 23 Mei 1920, semuanya dipuncaki dengan permohonan maaf pemerintah pada PKI, sebuah peran antagonis dan dagelan yang tidak lucu, Ada negara yang meminta maaf pada pihak yang pernah memberontak pada pemerintahan yang sah.

Jokowi memerintahkan LBP untuk mencari kuburan korban PKI, INGAT! PKI telah membantai sejak 1945, 1946, 1962, 1963, 1964, 1965 sampai 1968 PKI, apa yang dialami oleh Gerombolan PKI merupakan resiko dari SIAPA MENABUR ANGIN AKAN MENUAI BADAI. Artinya sikap memutarkan balikkan fakta sejarah akan membuat satu gerakan pengganyangan PKI akan kembali bergerak, dan itu merupakan kepastian sejarah. https://www.nahimunkar.org/mencari-kuburan-pki-menggali-kuburan-sendiri/

6. Prabowo Ingatkan Bahaya Invasi Buruh China, PKI Gaya Baru dan Bendera Israel di Papua

Posted on Mei 16th, 2016

by nahimunkar.com https://www.nahimunkar.org/prabowo-ingatkan-bahaya-invasi-buruh-china-pki-gaya-baru-dan-bendera-israel-papua-2/

7.  Peristiwa yang Luar Biasa Aneh di Era Presiden Joko

Posted on Agu 13th, 2016

by nahimunkar.com

Ilustrasi: Skandal pembelian lahan RS Sumber Waras/ http://www.monitorday.com/. Jokowi (Foto: Ilustrasi/Sindonews)

Apa yang dilakukan Presiden Joko yang ‘ngotot’ agar DPR segera  mengesahkan UU Pengampunan Pajak (Tax Amnesty) itu sungguh sama sebangun dengan logika Ahok yang memaksakan pembelian Sumber Waras yang diketahui tanpa dibeIi pun dua tahun yang akan datang menjadi milik pemerintah.

Melalui UU Pengampunan Pajak ini pengemplang pajak diputihkan habis, sehingga mereka tak bisa lagi dituntut hukum. Data yang dimiliki kini malah dilindungi oleh UU dari pengusutan hukum. Inilah peristiwa yang luar biasa aneh dan terjadi di era Presiden Joko.

Bila Para Pejabatnya Fasiq dan Ulamanya Jual Agama

Bila para pejabatnya fasiq (fasiq maknanya keluar dari ketaatan, durhaka, bermaksiat, meninggalkan perintah Allah, dan menyimpang dari jalan yang benar, menyuburkan kemusyrikan seperti benda yang selalu diberi sesajen di suatu daerah –misal kereta kencana di Purwakarta– justru di angkat ke tingkat nasional dalam upacara HUT RI 71); dan para ulamanya jual agama, apakah tidak takut ancaman Allah yang akan menghancurkan negerinya ini?

{ وَإِذَا أَرَدْنَا أَنْ نُهْلِكَ قَرْيَةً أَمَرْنَا مُتْرَفِيهَا فَفَسَقُوا فِيهَا فَحَقَّ عَلَيْهَا الْقَوْلُ فَدَمَّرْنَاهَا تَدْمِيرًا} [الإسراء: 16]

Dan jika Kami hendak membinasakan suatu negeri, maka Kami perintahkan kepada orang-orang yang hidup mewah di negeri itu (supaya mentaati Allah) tetapi mereka melakukan kedurhakaan dalam negeri itu, maka sudah sepantasnya berlaku terhadapnya perkataan (ketentuan Kami), kemudian Kami hancurkan negeri itu sehancur-hancurnya [Al Isra”16].

8. Menghidupkan dan menyemarakkan kemusyrikan, dosa paling besar yang mengakibatkan haram masuk surga dan kekal di neraka, bila mati dalam keadaan belum bertaubat benar-benar.

Yang Diberi Sesajen Tiap Hari yang Dipilih Istana

Posted on Agu 12th, 2016

by nahimunkar.com

Kereta Kencana Dedi Mulyadi yang Diberi Sesajen Setiap Hari, Dipinjam Istana Negara untuk Bawa Bendera Pusaka dalam rangkaian HUT RI ke-71 di Istana Negara Jakarta, pada 17 Agustus 2016.

Sesajen atau Sesaji adalah  Tradisi Syirik Warisan Jahiliyah

Menurut Al-Qur’an, mengembalikan kepada kemusyrikan itu lebih dahsyat dosanya dibanding pembunuhan.

Mengembalikan kepada kemusyrikan

Ketika upacara kemerdekaan RI justru mengembalikan dan mengangkat-angkat yang berbau sesajen atau sesaji dan semacamnya itu berarti dapat dimaknakan ke arah mengembalikan kepada kemusyrikan. Atau menyuburkan kemusyrikan. Atau merestui dan sama sekali tidak mempersoalkannya apalagi memberantasnya. Padahal, mengembalikan umat Islam kepada kemusyrikan itu dosanya lebih besar dibanding membunuh jiwa. Karena Allah Ta’ala telah berfirman:

وَالْفِتْنَةُ أَشَدُّ مِنَ الْقَتْلِ وَالْفِتْنَةُ أَشَدُّ مِنَ الْقَتْلِ [البقرة/191]

dan fitnah itu lebih besar bahayanya dari pembunuhan. (QS Al-Baqarah: 191)

وَالْفِتْنَةُ أَكْبَرُ مِنَ الْقَتْلِ [البقرة/217]

Dan berbuat fitnah lebih besar (dosanya) daripada membunuh. (QS Al-Baqarah: 217).

Arti fitnah dalam ayat ini adalah pemusyrikan, yaitu mengembalikan orang mu’min kepada kemusyrikan. Itu dijelaskan oleh Imam At-Thabari dalam tafsirnya:

عن مجاهد في قول الله:”والفتنة أشدُّ من القتل” قال: ارتداد المؤمن إلى الوَثن أشدُّ عليه من القتل. –تفسير الطبري – (ج 3 / ص 565)

Dari Mujahid mengenai firman Allah وَالْفِتْنَةُ أَشَدُّ مِنَ الْقَتْلِ ia berkata: mengembalikan (memurtadkan) orang mu’min kepada berhala itu lebih besar bahayanya atasnya daripada pembunuhan. (Tafsir At-Thabari juz 3 halaman 565).

Dikhawatirkan, setelah adanya pengangkatan kereta kencana yang tiap hari diberi sesajen itu dipilih sebagai sarana terhormat dalam upacara kemerdekaan RI, maka di mana-mana negeri ini boleh jadi akan lebih menyuburkan lagi ritual-ritual ruwatan, sesajen, sedekah bumi, larung laut dan sebagainya yang itu semua merupakan upacara kemusyrikan yang dapat mengeluarkan Umat Islam dari Islamnya, maka betapa bahayanya. Dan masalah ini bukan hal yang tidak memprihatinkan bagi Umat Islam. Karena bagaimanapun, keimanan Umat Islam jangan sampai dijerumuskan ke kemusyrikan yang mengakibatkan kekal di neraka.

Semoga Allah Ta’ala melindungi Umat Islam dari para durjana aqidah yang menjual agamanya dan menyeret manusia kepada kemusyrikan dengan berbagai cara.

***

Pepatah lama mengatakan: Pagar makan tanaman.

Pepatah itu kalau dimaknakan sebagai musibah, maka ucapan yang diajarkan dalam Islam adalah istirja’, yaitu mengucapkan:

 {إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ} [البقرة: 156]

(yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: “Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji´uun” [Al Baqarah156]

(nahimunkar.com)

(Dibaca 1.507 kali, 1 untuk hari ini)