MINA – Di usianya yang sudah berkepala tujuh tidak membuat pria tua ini berputus asa untuk menunaikan kewajiban ibadah Haji, setelah berjalan selama dua bulan akhirnya ia tiba di Mina, Maa SyaaAllah.
Muhammad Ali Al-Mirfa (75) tiba di Mina pada Ahad (28/9/2014) setelah melalui waktu dua bulan berjalan kaki dar negerinya, Yaman.
Al-Mirfa mengatakan kepada koran Al-Madina pada Kamis (2/10) bahwa ia memulai perjalannya dari rumahnya pada hari ketiga Idul Fitri, 3 Juli 2014, lansir Saudi Gazette.
Al-Mirfa memutuskan untuk berjalan kaki tidak peduli betapapun sulitnya.
“Saya bertekad untuk berjalan terlepas dari kesulitan apapun,” katanya.
Ketika ditemui Al-Madina, ia sedang makan sepotong roti dengan teh yang disediakan oleh para petugas kebersihan. “Ini sarapan saya. Saya senang telah berhasil sampai ke Tanah Suci,” tegasnya lagi.
Namun Al-Mirfa tidak mengatakan apakah ada lembaga yang mengakomodasinya selama di Mina, Arafah dan Makkah. Ia juga tidak mengatakan bagaimana ia akan kembali ke rumahnya di Yaman. (siraaj/arrahmah.com) Siraaj Sabtu, 10 Zulhijjah 1435 H / 4 Oktober 2014 09:52

***

Inilah Jamaah Haji Tertua Indonesia

Rabu, 10 September 2014 | 18:01 WIB

INILAH.COM, Ambon — Siapa jamaah haji tertua dari Indonesia? Ternyata jamaah berasal dari Ambon, Maluku. Usianya cukup tua, 114 tahun. Nama jamaah tersebut adalah Ahmad Mahulette bin Jamaluddin.

Ahmad termasuk dari 238 jamaah calon haji asal Kota Ambon, provinsi Maluku, yang berangkat menunaikan ibadah haji tahun 2014.

Yang menarik, jamaah termuda ternyata juga berasal dari Ambon, yakni Aprilia Niningsar Binti Syarifudin Malabu. Usianya baru 19 tahun.

Pernyataan ini diungkapkan Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Ambon selaku Kepala staf Penyelenggara Haji Kota Ambon, H.Hanafi Kasim saat menyampaikan laporan pada acara pelepasan jemaah calon haji Kota Ambon di Ambon, Rabu (10/09/2014).

Menurut Hanafi, saat ini dari kota Ambon, yang berangkat ke Tanah Suci berjumlah 238 orang jamaah. Terdiri atas 88 laki-laki dan 150 perempuan.
“Mereka ini terbagi atas lima rombongan dan 20 regu, dan semuanya tergabung dalam kelompok terbang (Kloter) 12 yang akan berangkat pada tanggal 15 September 2014 dengan penerbangan Lion Air pada pagi dan siang hari,” ujarnya.

Kemudian bertolak dari embarkasi Makasar menuju Jeddah, pada 17 September 2014 dengan Garuda.

Hanafi menambahkan, pemberangkatan 238 jemaah asal Kota Ambon tahun 2014 yang akan dilepas Wali Kota Ambon hari ini adalah antrean tahun 2010, sebanyak 246 orang dan yang melakukan pelunasan sebanyak 238 orang.

(nahimunkar.com)

(Dibaca 546 kali, 1 untuk hari ini)