Kalau tidak mampu berjuang untuk Islam, ya setidaknya punya rasa benci ketika Islam dirusak orang


Ilustrasi. Foto/ glr

Jangan malah punya rasa suka ketika ada yang merusak Islam, apalagi malah ikut andil perusakan Islam, apalagi mempelopori perusakan Islam, bahkan apalagi menggerakkan perusakan Islam, bahkan tingkat nasional, bahkan tingkat dunia.

Na’udzubillahi min dzalik.

Betapa ruginya.

Hidup satu kali saja digunakan untuk merusak agama Allah Subhanahu wa Ta’ala. Jadi musuh Allah Ta’ala sekaligus jadi budak setan. Bisa kekal di neraka, bila sebelum matinya tidak bertaubat dengan sebenar-benarnya taubat.

Na’udzubillahi min dzalik.

(nahimunkar.org)

(Dibaca 484 kali, 1 untuk hari ini)