Sarana-sarana yang menjurus kepada perzinaan seperti tempat-tempat karaoke pun mestinya dibersihkan dari masyarakat. Di samping rawan perzinaan, tempat-tempat maksiat itu rawan narkoba dan minuman keras. Tetapi anehnya, seorang Inul Daratista yang penampilannya joget goyang ngebor sering dicekal di mana-mana, baik di daerah-daerah di Indonesia maupun di Malaysia, justru dia sudah mendirikan 19 karaoke di Jakarta dan berbagai kota dengan nama Inul Vista atau Vizta.

Bahkan baru-baru ini karaoke Inul Vista didirikan di dekat pesantren di Bogor. Keruan saja Umat Islam marah.

Inilah beritanya.

***

Langgar Aturan, Umat Islam Tolak Pendirian Karaoke Inul Vista Bogor

Diposting Jum’at, 29-11-2013 | 08:16:25 WIB

BOGOR, muslimdaily.net – Ratusan massa ormas Islam Bogor menolak dibukanya tempat karaoke Inul Vista di Jalan Raya Pajajaran, Lampu Merah, Warung Jambu, Bogor. Massa terdiri dari ormas dan elemen umat Islam Bogor seperti Santri Persis, Pemuda Persis, HMI Bogor, PII Bogor, Syufu Tae Syukhan, Fos Armi, Hima Persis dan lain-lain di bawah koordinasi Keluarga Muslim Bogor (KMB). Aksi berlangsung setelah zuhur sampai menjelang waktu asar, Kamis (28/11).

Ketua KMB, Fakhrudin Sukarno menegaskan bahwa penolakan ini dilakukan karena Warung Jambu harus steril dari tempat hiburan malam seperti karaoke. Pihak manajemen juga belum mendapat ijin dari warga. Selain itu dia mengkhawatirkan dampak sosial yang negatif. Dia menduga ada oknum dari pihak perijinan yang menjadi calo proyek karaoke ini.

“Kita berharap pak walikota tidak sembarangan memberikan ijin karaoke yang ada di Kota Bogor. Harus menghargai dong karena kita ada lembaga pendidikan dan pesantren yang memang harus streril dari tempat hiburan malam karaoke,” ujarnya.

Pihak pesantren yang berada dekat dengan tempat karaoke pun tidak setuju berdirinya karaoke Inul Vista tersebut. Ini ditunjukkan oleh para santri putra dan putri yang turut dalam aksi. Mereka berserta elemen umat Islam Bogor siap mengawal kasus ini sampai karaoke Inul Vista dibongkar.

Senada para orator dari perwakilan-perwakilan ormas menuntut agar tempat karaoke tersebut dibongkar. Di samping itu ustadz W.A.R. Dhani Kota Bogor mengaku prihatin dengan kondisi ini. Menurut pengurus MUI Kota Bogor itu, pembangunan tempat-tempat hiburan malam dan sejenisnya hanya akan menambah permasalahan umat dan bangsa.

“Kita harus prihatin, di saat kita ingin memperbaiki generasi penerus dengan akhlak yangg baik. Ada pihak yang membela kemaksiatan yang dapat memicu timbulnya bencana dan pepepecahan. Rumah hiburan akan membelokkan generasi dan merusak budaya,” ungkapnya sembari menceritakan azab yang menimpa kaum Nabi Saleh.

Sementara itu, Asep Kartiwa selaku Camat Bogor Utara menyampaikan bahwa karaoke tersebut belum melalui proses perijinan. Dan menyatakannya sebagai sebuah pelanggaran.

“Memang pembangunan rumah toko ini sudah memperoleh ijin. Jadi untuk peruntukkan digunakan untuk karaoke Inul Daratista sampai saat ini kami belum memproses ijin apalagi mengijinkan,” ujarnya.

Ditambahkannya pula, kalau nanti pihak manajemen mengajukan perijinan. Maka pemberian ijin tersebut dikembalikan kepada warga. Karena berdasar prosedur pendirian bangunan harus disetujui warga setempat. [Riyan] http://muslimdaily.net

 ***

Sarana menjurus ke pelacuran dan tokoh penjual agama yang mendukungnya

Sarana-sarana yang menjurus kepada perzinaan seperti tempat-tempat karaoke pun mestinya dibersihkan dari masyarakat. Di samping rawan perzinaan, tempat-tempat maksiat itu rawan narkoba dan minuman keras. Tetapi anehnya, seorang Inul Daratista yang penampilannya joget goyang ngebor sering dicekal di mana-mana, baik di daerah-daerah di Indonesia maupun di Malaysia, justru dia sudah mendirikan 19 karaoke di Jakarta dan berbagai kota dengan nama Inul Vista atau Vizta. Karaoke milik Inul ratu maksiat goyang ngebor itu menurut pengakuan netter yang mengunjunginya, dijajakan pula aneka minuman keras. Pantas saja Ummat Islam Depok, Dewan Dakwah bersama anggota DPRD memprotes keberadaan karaoke Inul Vista di Depok, Januari 2009.

Yang lebih menyakitkan Ummat Islam,pembukaan karaoke Inul Vista di Depok Jawa Barat itu peresmiannya didoakan langsungoleh orang yang disebut KyaiHaji,berpeci putih, jubah putih, dan berselendang sorban hijau denganmenadahkan tangan, komat-kamit berdoa di samping Inulyang menggunting rangkaian bunga pertanda dibukanya tempat maksiat itu. Astaghfirullaah…

Keruan saja kasus itu membuat geram Ummat Islam, dan mengingkari perbuatan Kyai Haji yang konon namanya Ruslan itu. Sarana yang menjurus ke arah perzinaan dan maksiat yang ujung-ujungnya aborsi  telah disemarakkan bahkan dengan mengatas namakan Islam yakni orang yang disebut Kyai Haji dengan penampilan ulama, lengkap dengan sorban hijau, jubah putih dan peci putihnya. https://www.nahimunkar.org/sembilan-belas-bencana-akibat-aborsi/

(nahimunkar.com)

(Dibaca 3.057 kali, 1 untuk hari ini)