Ibas, anak Presiden SBY

.

  • Ibas disebut menerima uang sebesar 900.000 dollar AS dari Group Permai saat kongres Partai Demokrat di Bandung 2010 lalu. Dana tersebut diterima Ibas sebanyak empat kali.

Jakarta, POL

KETUA Komisi Pemberantasan Korupsi Abraham Samad menyatakan tentu akan memanggil putra bungsu SBY, Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas terkait kasus wisma atlit, proyek Hambalang, Bogor, Jawa Barat.

Pemanggilan Sekretaris Jenderal Partai Demokrat itu bisa dilakukan namun terlebih  dahulu memanggil saksi Yulianis untuk mendengarkan keterangannya kembali.

“Ini kan aneh, keterangan Yulianis itu hanya  muncul dalam persidangan dan  tidak ada dalam  berita acara pemeriksaan (BAP) penyidik KPK,” Kata Abraham yang kami tulis (13/12/2013).

Sebelumnya, pada saat bersaksi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, pertengahan Maret 2013, nama Ibas muncul dalam sidang itu dan menyebut bahwa Ibas menerima uang 200.000 USD dari Group Permai saat kongres Partai Demokrat di Bandung 2010 lalu.

Ia juga menyebut nama Ibas tertera pada dokumen  yang diduga rekap data keuangan PT Anugerah ini beredar di kalangan wartawan saat itu,  bahwa Ibas menerima uang sebesar 900.000 dollar AS. Dana tersebut diterima Ibas sebanyak empat kali.

Pertama, tanggal 29 April 2010 sebesar 600.000 dollar AS. Dana itu diterima Ibas dalam dua tahap. Tahap pertama Ibas menerima 500.000 dollar AS dan tahap kedua senilai 100.000 dollar AS.

Setelah itu, Ibas kembali menerima uang pada 30 April 2010. Pada tanggal itu juga Ibas menerima uang sebanyak dua kali, yaitu sebesar 200.000 dollar AS dan 100.000 dollar AS.

Sejumlah elite Demokrat juga telah membantah dokumen, mereka mengatakan bahwa itu urusan KPK. POL  pelitaonline.com, Jumat, 13 Desember 2013 20:10-

(nahimunkar.com)

(Dibaca 667 kali, 1 untuk hari ini)