TRIBUN-VIDEO.COM – Caleg Nasdem Ahmad Hatari klarifikasi terkait karpetpemberiannya ke sebuah masjid di daerah Tomolou yang dikembalikan warga.

Vidoe klarifikasinya diunggah oleh akun Instagram @makassar_iinfo pada Senin (22/4/2019).

Caleg tersebut mengakui bahwa dirinya menjanjikan sajadah untuk sebuah masjid.

Ia juga mengaku janji tersebut juga sepakati dengan lurah setempat dengan syarat harus menangkannya.

“Jadi tanggal 17 April, pemilih di Tomolou, satu pun tak boleh ke orang lain. Semuanya harus ke Pak Ahmad Hatari. Ternyata kemarin tanggal 17 itu warna-warni. Sehingga saya patut mempertanyakan itu,” ujarnya.

Dia meminta para caleg yang dipilih oleh warga agar turut membantu membelikan sajadah di masjid Tomolou.

Menurut Ahmad Hatari, beberapa warga tersinggung hingga membakar sajadahnya.

“Dengan demikian, saya berharap bahwa warga Tomolou yang memilih selain saya, untuk mengimbau agar mereka juga ikut membantu sajadah di lantai dua masjid. Kata-kata ini membuat mereka tersinggung. Di sini saya bertanya, ‘di mana salah saya bicara?'” jelasnya.

Sebelumnya, viral video sejumlah warga tampak mengeluarkan seluruh karpet masjid dan menyeretnya keluar.

Dijelaskan dalam keterangannya, karpet-karpet masjid tersebut adalah pemberian seorang caleg dari partai Nasdem yang hanya mendapat 700 suara.

Saat mengisi sambutan setelah salat Jumat, caleg itu mengungkit masalah tersebut.

Dalam sambutan yang dilakukan Ahmad Hatari, ia sempat membahas masalah bantuan yang beberapa kali diberikannya.

Tersinggung, warga kemudian emosi dan memutuskan untuk mengembalikan karpet-karpet pemberian tersebut.

“Warga mulai ngamuk, ini pemberian karpet Ahmad Hatari, dipulangkan langsung ke rumahnya,” jelas perekam video.

Simak video di atas! (Tribun-Video.com/Aprilia Saraswati)

(nahimunkar.org)

(Dibaca 322 kali, 1 untuk hari ini)