Kasus Abu Janda Hina Islam, NU Pilih Cuci Tangan Atau…

  • Kasus Abu Janda hina Islam, NU pilih cuci tangan atau berani bersuara agar Abu Janda diproses hukum dengan tegas
  • Abu Janda telah menyebarkan kebencian terhadap Islam dan menghina Islam dengan menyebut ‘Yang arogan di Indonesia itu adalah Islam sebagai agama pendatang dari Arab…’, dalam cuitannya.

     




foto
GP Ansor Kota Surabaya
Banser Abu Janda mengisi materi “Pembekalan Kontra Propoganda Media Sosial” pada Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) GP Ansor Surabaya

Surabaya 13 Agustus 2017

1i3n aatSophoAfgusfhtusinhs 2rotl0cr1edfd7  

 

 

Berbagai kalangan menilai Abu Janda telah menyebarkan kebencian terhadap Islam dan menghina Islam dengan menyebut ‘Yang arogan di Indonesia itu adalah Islam sebagai agama pendatang dari Arab…’, dalam cuitannya.

Yang arogan di Indonesia itu adalah Islam sebagai agama pendatang dari Arab kepada budaya asli kearifan lokal. Haram-haramkan ritual sedekah laut, sampai kebaya diharamkan dengan alasan aurat,” cuit Abu Janda lewat akun @permadiaktivis1.

Cuitan itu disorot berbagai pihak, yang tak setuju dengan kata-kata Abu Janda soal ‘Islam arogan’. Cuitan Abu Janda lantas dipolisikan Medya Rischa kemarin, Jumat (29/1). Laporan Medya diterima dengan nomor: LP/B/0056//I/2021/BARESKRIM.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam paparannnya pada fit and proper test calon Kapolri pekan lalu menyatakan tak boleh lagi ada anggapan hukum tajam ke bawah dan tumpul ke atas./ (lihat Tim detikcom – detikNews, Sabtu, 30 Jan 2021 09:45 WIB).

Bagaimanapun, selama ini umat Islam menyoroti adanya Abu janda itu di kalangan NU. Di antaranya justru berkiprah menatar anggota-anggota Banser NU alias Ansor.

Oleh karena itu, NU kini dipertanyakan sikapnya. Hanya mau cuci tangan, atau berani mendesak pihak penegak hukum untuk memproses Abu Janda yang menghina Islam itu dengan setegas-tegasnya.

Bila tidak, boleh jadi akan ada kesan, citra NU sebagai pelindung bahkan wadah manusia yang telah disoroti berbagai kalangan sebagai penghina Islam.

Lantas, NU masih pantaskah sebagai ormas Islam, bila seandainya begitu.

(nahimunkar.org)




 

(Dibaca 349 kali, 1 untuk hari ini)