Kasus Bansos. Sebut Telpon Bapak, Pengamat: Gibran Ingin Tunjukkan Ayahnya Seorang Presiden


Di hadapan wartawan Gibran Rakabuming Raka mengakui akan menelpon bapaknya untuk menjelaskan kasus Bansos menunjukkan putra Jokowi itu ingin memperlihatkan ke publik anak seorang presiden. 

 

“Gibran di hadapan wartawan mengakui akan menelpon bapaknya menunjukkan putra Jokowi itu ingin memperlihatkan dirinya anak presiden dan aparat penegak hukum tidak bisa main-main,” kata pengamat politik Muhammad Huda kepada suaranasional, Selasa (22/12/2020).

 

Menurut Huda, kemungkinan besar KPK tidak akan memanggil Gibran atas dugaan keterlibatan dalam korupsi bansos. “Pihak KPK juga akan berfikir untuk memanggil Gibran dalam kasus ini,” papar Huda.

 

Huda mengatakan, Gibran terlihat tidak percaya diri di hadapan wartawn ketika menjelaskan kasus bansos. “Ada sesuatu yang disembunyikan dari diri Gibran,” jelasnya. 

 

Gibran Rakabuming Raka, putra sulung Presiden Jokowi, menelpon sang ayah malam-malam. 

 

Hal ini diakui oleh Gibran saat di temui oleh media,

“Malam ini saya telepon Bapak (Jokowi). Satu persatu persoalan ini akan saya diselesaikan,” kata Gibran di Solo, Senin (21 Desember 2020). 

 

Gibran menjadi viral diberbagai media, yang diduga merekomendasikan PT Sri Rezeki Isman Tbk atau Sritex dalam pembuatan goodie bag.

 

Rencananya Gibran akan membantah isu tersebut dan balik meminta bukti jika dirinya benar terlibat. Putra sulung Jokowi yang sebentar lagi akan menjabat sebagai Walikota Solo itu mengaku kenal dengan Juliari Batubara, 

 

“Kenal tapi belum pernah sekalipun bertemu,” ucap Gibran usai blusukan di Banyuagung, Banjarsari. 

 

Memang sebelumnya, KPK mengungkap suap dan korupsi yang melibatkan Menteri Sosial, Juliari Batubara. Namun, putra Sulung Presiden Jokowi menanggapi tudingan tersebut dan membantah hal itu dan akan meminta bukt.[suaranasional]

 

[PORTAL-ISLAM.ID] Selasa, 22 Desember 2020 BERITA POLITIK

(nahimunkar.org)

(Dibaca 266 kali, 1 untuk hari ini)