Kasus di Jakarta ini menjadi pelajaran agar kedepan tidak lagi memilih orang kafir sebagai pemimpin.
“Kami sangat prihatin dengan kejadian bentrok antara masa FPI dengan Polisi. Kami himbau agar Polisi, DPRD dan FPI jangan mau diadu domba oleh seorang Ahok. Dialah biang kerok kekacauan di DKI,” ujar Kiai Anam kepada Suara Islam Online, Jumat malam (3/10/2014).
Inilah beritanya.
***

Ketua Dewan Syuro FPI: Ahok Biang Kerok Kekacauan di Jakarta

Jakarta (SI Online) – Selain Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab yang menyatakan keprihatinannya terkait bentrokan laskar FPI Jakarta dengan polisi di depan kantor DPRD DKI Jakarta, Jumat siang (3/10/2014). Ketua Dewan Syuro FPI, KH. Misbahul Anam juga menyatakan sangat prihatin dengan kejadian tersebut.

“Kami sangat prihatin dengan kejadian bentrok antara masa FPI dengan Polisi. Kami himbau agar Polisi, DPRD dan FPI jangan mau diadu domba oleh seorang Ahok. Dialah biang kerok kekacauan di DKI,” ujar Kiai Anam kepada Suara Islam Online, Jumat malam (3/10/2014).

“Masyarakat, FPI, Polisi dan DPRD harus saling bahu membahu untuk melengserkan si biang kerok Ahok Cina kafir,” tambahnya.

Mewakili para pimpinan FPI, Kiai Anam juga menyampaikan keprihatinan yang sangat dalam dengan adanya korban di pihak Polisi dan FPI.

Ketua Dewan Syuro FPI

“Sekali lagi kami himbau agar Polisi dan FPI jangan mau diadu domba. FPI dan Polisi sudah seharusnya menjadi partner untuk menjaga keutuhan NKRI,” katanya.

Ia mengingatkan kepada umat Islam, agar kasus di Jakarta ini menjadi pelajaran agar kedepan tidak lagi memilih orang kafir sebagai pemimpin.

“Hendaknya umat Islam sadar jika memilih pemimpin kafir bukan hanya haram tapi akan menjadi benalu dan pagar makan tanaman. Jangan pernah terkelabui dan tertipu lagi. Alloh Subhanahu wa Ta’ala sudah mengingatkan dengan keras bahwa orang-orang kafir tidak boleh dijadikan pemimpin,” pesan Kiai Anam.

red: adhila, Jumat, 03/10/2014 20:31:38

(nahimunkar.com)

(Dibaca 1.262 kali, 1 untuk hari ini)