Inilah berita-berita tentang situs Mujahidin Indonesia Timur Al-Ansar007 yang sedang ramai diberitakan mengiringi peristiwa penembakan.

Al-Ansar007 Rilis Keberhasilan Mujahidin Indonesia Timur dalam Baku Tembak di Poso, Apa Kata Polri?

Poso-al-ansar007_8326534753

JAKARTA (SALAM-ONLINE.COM): Kamis (20/12/2012) kemarin, seperti diberitakan, terjadi aksi baku tembak antara gabungan Brimob-Polda Sulawesi Tengah dengan kelompok bersenjata di Desa Kalora, poso, Sulawesi tengah.

Saling tembak yang terjadi sekitar pukul 10 WITA itu menewaskan dan melukai beberapa anggota Brimob. Menurut keterangan polisi, satu orang kelompok bersenjata berhasil ditangkap.

Siapa lawan polisi dalam aksi saling baku tembak itu?

Adalah Mujahidin Indonesia Timur yang mengaku sebagai lawan Polri dalam aksi itu. Sekitar pukul 14.22 kemarin, masih di hari yang sama, situs al-ansar007 merilis pernyataan berkaitan dengan “pertempuran” yang mereka sebut sebagai aksi pembalasan dari Mujahidin Indonesia Timur.

“Alhamdulillah, dengan memanjatkan Puji Syukur kepada Nya yang tak terhingga, Allah berikan kemudahan kepada Para Mujahidin Indonesia Timur untuk melakukan serangkaian Serangan Balasan kepada Para Thoghut Negeri ini, yang dengan-Nya pula kita berharap untuk menggerakkan Kaum Muslimin lainnya, khususnya yang ada di Negeri yang telah dikhianati oleh Para Pemimpin Durjana, mulai dari Soekarno hingga kini SBY, untuk membangkitkan diri masing-masing dari tidur panjang yang sudah terlalu lama terlelap dalam kebisuan,” demikian pembuka dari pernyataan situs al-ansar007.

Di bagian lain, al-ansar007 menyatakan bahwa perang yang mereka lakukan bukan hanya milik Mujahidin, tapi juga milik kaum Muslimin yang telah berazzam untuk menegakkan Syari’at Rabb yang Maha Tinggi sebagaimana diperjuangkan oleh Panitia Sembilan Kemerdekaan Indonesia.

“Akan tetapi sungguh malang, ternyata Para Pemimpin yang memimpin Negeri Indonesia yang tercinta ini adalah mereka Para Penjilat dan budak-budak orang-orang Kafir dalam Negeri maupun Asing, mereka melakukan tipu muslihatnya hingga menggagalkan diberlakukannya Syari’at Islam bagi Para Pemeluknya,” lanjut pernyataan itu.

Di bagian akhir, rilis al-ansar007 menyatakan dengan izin Allah para Mujahidin Indonesia Timur berhasil melakukan serangkaian Amaliyah (operasi) di Wilayah Poso dan sekitarnya.

Mereka menyebut, Amaliyah (Aksi) Penembakan terhadap sejumlah polisi  di Desa Kalora, Kecamatan Poso Pesisir Utara, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, Kamis (20/12/2012) sebagai keberhasilan. Polisi, yang mereka sebut membikin markas baru di desa ini, dimana di desa sebelumnya, menurut mereka, polisi telah membunuh seorang Ustadz Mujahid, Ustadz Muhammmad Khoiri, S.Sa.

“Sungguh Darah dibalas dengan Darah dan Penghancuran dibalas dengan Penghancuran, tiada Kemuliaan bagi umat Islam kecuali dengan menegakkan Syari’at Jihad fie Sabielillah, karena tanpanya umat Islam hanyalah laksana Buih di Lautan,” bunyi akhir pernyataan al-ansar007.

Menanggapi hal ini, Polri menyatakan tidak diam saja melihat pengakuan kelompok lewat situs Alansar007 itu. Polri mengaku bergerak melakukan penyelidikan.

“Kita selidiki,” kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Suhardi Aliyus seperti dikutip detikcom, Jumat (21/12/2012). (salam-online) Redaksi Salam-Online – Jum’at, 7 Safar 1434 H / 21 Desember 2012 17:25

***

Blog Al ansar007: Densus 88 anti Teroris Pasukan Pengecut

Thursday, December 20, 2012

Berita Lampung hari ini

Blog Alansar-007: Densus 88 anti Teroris Pasukan Pengecut :

dss88_834765236253Detasemen Khusus 88 atau Densus 88 adalah satuan khusus Kepolisian Negara Republik Indonesia untuk penanggulangan teroris di Indonesia. Pasukan khusus berompi merah ini dilatih khusus untuk menangani segala ancaman teror, termasuk teror bom. Beberapa anggota juga merupakan anggota tim Gegana,  Detasemen 88 dirancang sebagai unit antiteroris yang memiliki kemampuan mengatasi gangguan teroris mulai dari ancaman bom hingga penyanderaan. Densus 88 di pusat (Mabes Polri) berkekuatan diperkirakan 400 personel ini terdiri dari ahli investigasi, ahli bahan peledak (penjinak bom), dan unit pemukul yang di dalamnya terdapat ahli penembak jitu. Selain itu masing-masing kepolisian daerah juga memiliki unit antiteror yang disebut Densus 88, beranggotakan 45-75 orang.

Tetapi Blog bernama Alansar 007 Memberikan ulasan berbeda dalam artikel blog Al ansar 007, berjudul Mereka memang Pengecut menggambarkan densus 88 hanyalah sekumpulan banci dan pengecut yang berlindung di balik persenjataan mereka, berikut ini berita lampung memposting ulang isi artikel pada blog Al ansar007 Sebagai Beriku :

DETASEMEN KHUSUS 88 ANTI TEROR, sebuah nama yang tidak asing di telingah masyarakat saat ini. Mendengar nama itu, terbayang di kepala kita sekumpulan pasukan elit, terlatih, berani, dengan peralatan begitu canggih dan senjata super lengkap, cukup membuat gentar bagi sebagian besar ikhwan kecuali mereka yang Allah beri keberanian. Tetapi, pada kenyataannya tidaklah demikian, mereka tidak ubahnya dengan kumpulan pasukan thogut di belahan bumi manapun, mereka hanyalah sekumpulan banci dan pengecut yang berlindung di balik persenjataan mereka, dengan di dukung media-media sekuler negeri ini sehingga kelihatan jantan dan tangguh.

Kami akan mengisahkan beberapa bukti kepengecutan mereka kali ini, antum tentu masih ingat penyerbuan Pesantren Amanah 22 januari beberapa tahun lalu, saat itu sekitar 80 ikhwan bertahan menghadapi serbuan puluhan atau mungkin ratusan anggota Densus 88 laknatullah yang dibekingi ribuan personel Brimob dan anshar thogut yang lain. Hanya berbekal persenjataan ala kadarnya para ikhwan berhasil menghadang serbuan gerombolan para thogut laknatullah, setidaknya ada 4 titik pertempuran saat itu, untuk maju sejauh 100 meter butuh waktu 12 jam bagi para antek-antek Amerika ini, dengan di bantu setidaknya 2 helikopter yang memuntahkan peluruh dari udarah dan 2 baracuda sebagai pembuka jalan, tidak terlihat keberanian mereka seperti sering kita saksikan di tv, mereka hanya mau maju jika suatu daerah telah dibersihkan oleh baracuda yang terus memuntahkan peluruh, lebih hebat lagi di saat malam hari, tanpa lihat kanan kiri, mereka cepat putar haluan kembali ke markas kekafiran, jikapun akhirnya mereka sampai juga ke Pesantren Amanah keesokan harinya, itu bukan karena keberanian mereka, saat itu atas pertimbangan strategis, ikhwan-ikhwan mundur dan mengosongkan komplek pondok.

Kali ini kepengecutan mereka kembali terulang, ketika beberapa pemuda berani umat ini melayangkan tantangan perang terbuka kepada Densus 88 laknatullah, awalnya mereka begitu semangat menyambut tantangaan ini, mereka sampai bersumpah tidak akan mundur sebelum dapat menghabisi kelompok yang telah membunuh saudara mereka, ya saudara sesusuan mereka, mereka sama-sama menyusu ke Amerika. Dengan di backup ratusan Brimob dan TNI, mereka mulai mengepung Gunung Biru, tempat yang memang mereka ketahui dengan jelas sebagai tempat mujahidin bertahan dan mengundang mereka, tapi….. apa yang mereka saksikan jauh dari bayangan, mereka menyaksikan rimbunnya hutan belantara dan dinding-dinding terjal pegunungan. Rupanya hal itu membuat nyali sang pengecut rontok, walau mereka melihat dari jauh pemuda2 berani yang menantang tetapi mereka tidak bisa berbuat apa-apa. Tidak mau kewibawaannya hilang, sang pengecut mulai menangkapi masyarakat yang sedang melintas, tidak cukup itu mereka menyerbu sebuah rumah yang di huni 3 orang ikhwan, dan mmbunuh salah satunya. Selengkapnya Baca http://al-ansar007.blogspot.com/2012/11/mereka-memang-pengecut.html#more

Situs itu juga menampilkan gambar Densus 88 sebagai musuh. Di situs itu Densus disebut ‘laknatullah’. Kemudian, terdapat pernyataan ‘Amaliyah Mujahidin Indonesia Timur, Kamis 20 Desember 2012’. baca beritanya di Alansar007 Ungkap Pernyataan Teroris Penyerang Brimob di Poso

http://berita-lampung.blogspot.com/2012/12/blog-al-ansar007-densus-88-anti-teroris.html

***

Wednesday, October 17, 2012

SITUS MUJAHIDIN INDONESIA TIMUR KERJAAN INTELIJEN

itoday – Kemunculan situs yang menamakan dirinya Mujahidin Indonesia Timur merupakan kerjaan intelijen.
“Memunculkan spekulasi, bisa jadi pernyataan atau situs yang menamakan kelompok mujahidin adalah produk intelijen,” kata Direktur The Community Of Ideological Islamic Analyst (CIIA) Harits Abu Ulya kepada itoday, Rabu (17/10).

Menurut Harits, kelompok yang coba eksis di media online mengklaim sebagai kelompok mujahidin bahkan bertanggungjawab atau menjadi inisiator dari sebuah aksi Isytishad atau lainya, kurang menemukan bukti korelasinya dengan realitas di lapangan.

Kata Harits, kemunculan situs itu, mempunyai kepentingan untuk menebar opini dan propaganda memediasi langkah-langkah aparat bisa mendapatkan pembenaran langkah-langkahnya atau untuk menjaga iklim perang melawan “terorisme”.

Ia mengatakan, dalam situs tersebut di sebut Mujahidin Indonesia Timur karena wilayah Indonesia Timur termasuk daerah potensial konflik dan di sana bisa dijadikan basis drama perang melarang teroris, dan itu semua butuh kondisioning opini publik.

“Hal ini berakibat bisa memancing masuknya para mujahidin masuk dalam perangkap, atau memang dipakai alasan utk menghabiskan para laskar yang jihad di Poso dan Ambon di waktu lalu,” paparnya.

Selain itu, ia juga mengatakan, komunitas yang ada di Forum al Busyro tidak terkait dengan kelompok mujahidin yang di lapangan karena masing-masing mempunyai komando, namun demikian sangat mungkin ada irisan antar orang di antara mereka.

“Dunia maya menjadi salah satu media efektif utk menghidupkan ruh jihad dan perang melawan propaganda, dan masing-masing pihak baik aparat pemerintah dalam hal ini Densus 88 maupun kelompok mujahidin,” ungkapnya.

Harits melihat kemunculan media tersebut melahirkan spekulasi yaitu kemungkinan propaganda jihad itu murni produk kel jihadis atau justru sebaliknya hasil kreasi intelijen dengan kepentingannya.
http://www.itoday.co.id/politik/situ…jaan-intelijen

(nahimunkar.com)

(Dibaca 3.596 kali, 1 untuk hari ini)