Justru dengan adanya SE nanti akan semakin bringas

Inilah beritanya.

***

Senin, 02 November 2015 23:11 WIB

Ini Kata MUI Soal SE Kapolri

Agung Maryana

JAKARTA, RadarPena.com – Wakil Ketua Komisi Hukum dan Perundang-Undangan Majelis Ulama Indonesia (MUI), Ikhsan Abdullah mengharapkan, Surat Edaran (SE) Kapolri Jenderal Badrodin Haiti mengenai hate speech atau hujatan kebencian tidak akan menjadi penghambat masyarakat untuk menyampaikan pendapat.

Ikhsan menjelaskan, hak konstitusi warga negara tidak dapat dibatasi oleh Surat Edaran Kapolri maupun surat edaran dari intstansi lainnya. Dimana pembatasan hak warga negara hanya dapat dilakukan melalui UU demi menjamin pengakuan serta penghormatan atas hak dan kebebasan orang lain.

Sehingga, jika hujatan kebencian penanganannya tidak dilakukan dengan baik maka sangat berpotensi terjadi pelanggaran HAM (Hak Asasi Manusia) yang dilakukan oleh Polri (Abuse of power). Oleh karena itu, Polri tidak memerlukan model atau Surat Edaran apapun untuk menjaring para pelanggar hukum tetapi cukup dengan menerapkan hukum (law enforcement).

“Tidak harus mengeluarkan SE, justru dengan adanya SE nanti akan semakin bringas,” katanya ketika dihubungi RadarPena.com di Jakarta, Senin (2/11).

Ikhsan melanjutkan, jika tersumbatnya pola komunikasi antara masyarakat dengan penyelenggara negara maka masyarakat menganggap manajemen pemerintahan tidak berjalan dengan baik. Oleh karena itu penegak hukum harus bisa bijaksana dalam mengatasi permasalahan di media sosial (medsos)./ http://m.radarpena.com/

(nahimunkar.com)

(Dibaca 675 kali, 1 untuk hari ini)