Dwi Hartanto (IST)


Kebohongan Dwi Hartanto yang menjadi sempat dijuluki “The Next BJ Habibie” mengingatkan doktor palsu timses Jokowi Kartika Djoemadi.

Demikian dikatakan aktivis politik Ahmad Lubis kepada suaranasional, Senin (10/10). “Dwi Hartanto yang mengaku berbohong mengingatkan doktor palsu timses Jokowi, Kartika Djoemadi,” ungkapnya.

Kata Lubis, Jokowi justru seolah-olah merestui adanya kebohongan akademis dengan mengangkat Kartika Djoemadi menjadi komisaris PT Danareksa. “Jokowi sudah diingatkan untuk tidak mengangkat Kartika Djoemadi tetapi tidak mendengar aspirasi tersebut,” papar Lubis.

Doktor palsu Kartika Djoemadi (IST)

Dwi Hartono pernah mengaku bahwa dirinya merupakan kandidat doktor di bidang space technology & rocket development, sedang faktanya ia adalah doktor di bidang interactive intelligence dari Department Intelligent of Systems, TU Delft, Belanda.

Tak hanya itu, Dwi juga pernah mengklaim bahwa ia bersama timnya telah merancang bangun Satellite Launch Veihicle, sementara fakta sebenarnya tidak demikian. Dalam surat bermaterai dan permohonan maaf tertanggal Sabtu (07/10), Dwi Hartanto menjelaskan posisinya tidak lebih dari bagian proyek amatir mahasiswa di kampusnya.

“Proyek ini bukan proyek dari Kementerian Pertahanan Belanda, bukan proyek Pusat Kedirgantaraan dan Antariksa Belanda (NLR), bukan pula proyek Airbus Defence ataupun Dutch Space,” kata Dwi dalam rilisnya. Lembaga-lembaga itu, hanya sponsor resmi yang memberikan bimbingan dan dana riset.

Sumber : suaranasional.com

(nahimunkar.org)

(Dibaca 3.356 kali, 1 untuk hari ini)