• Hidayat Nur Wahid: Kader, Jangan Geer dan Takabur!
  • Azyumardi Azra: Kemenangan di Pilgub Sumut dan Jabar, Bukan Karena Faktor PKS

 Inilah beritanya.

***

Azyumardi Azra: Kemenangan di Pilgub Sumut dan Jabar, Bukan Karena Faktor PKS
Minggu, 10 Maret 2013 , 15:58:00 WIB

Laporan: Ihsan Dalimunthe

RMOL.Kemenangan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di dua pemilihan gubernur, yakni di Jawa Barat dan Sumatera Utara, bukan karena andil partai, melainkan karena faktor incumbent yang ada dalam tubuh calonnya.

Demikian disampaikan Guru Besar Sosiologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Azyumardi Azra kepada wartawan usai acara diskusi bertajuk “Parpol: Masikah Bisa Dipercaya” di rumah makan Penang Bistro, Jakarta Pusat (Minggu, 10/3).

“Terkait kemenangan di Jabar dan Sumut menurut saya itu karena lebih ke faktor incumbent, jadi karena kedekatan emosi antara warga dan pemimpin, bukan dengan partai,” ujarnya.

Kasus mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq cukup menyita isu politik nasional, terlebih akhir-akhir ini Ketua Majelis Syuro PKS Hilmi Aminuddin masih juga dikait-kaitkan diduga terlibat dalam suatu kasus korupsi.

Hal ini, lanjut Azyumardi, menunjukkan PKS justru memberikan efek negatif bagi pilgub yang mereka hadapi.[ian]/ rmol

 

hidayat nur wahid

Hidayat Nur Wahid: Kader, Jangan Geer dan Takabur!
Kamis, 07 Maret 2013 , 21:58:00 WIB

Laporan: Ruslan Tambak

RMOL.Kemenangan pasangan Ganteng (Gatot-Tengku Erry) yang diusung Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dalam Pilkada Sumut telah membantah ramalan para pengamat bahwa PKS akan rontok, terjun bebas dan habis gara-gara kasus dugaan suap impor daging sapi. Beberapa hari lalu, jagoan PKS juga menang di Pilkada Jabar.

Ketua Bidang Kebijakan Publik DPP PKS, Hidayat Nur Wahid, berharap kemenangan di dua Pilgub ini tidak menjadikan para kader PKS geer, takabur dan kemudian merasa tidak ada masalah dan karenanya bakal menang di Pemilu 2014.

“Ini tak boleh dipikirkan dan diyakini oleh kader PKS. Tetapi justru harus menjadikannya sebagai bukti bahwa memang rakyat masih mempercayai PKS dan kadernya. Karenanya harus dijadikan sebagai cambuk untuk bekerja lebih giat dan lebih efektif membuktikan bahwa memang mereka pantas dipercaya oleh rakyat,” kata Hidayat dalam keterangannya tertulisnya, Kamis (7/3).

Untuk itu, Hidayat meminta kepada Gubernur Jabar dan Sumut terpilih agar dalam waktu cepat setelah mereka dilantik, atau dalam sisa masa jabatan mereka, betul-betul membuktikan bahwa kepercayaan rakyat kepada mereka tidak salah. Caranya, dengan bersungguh-sungguh menghadirkan pemerintahan yang pro rakyat, tidak korup dan betul-betul dekat dengan rakyat. Mereka harus pula sungguh-sungguh membuktikan bahwa kader PKS adalah kader yang tetap menjaga berpolitik yang bersih, peduli dan profesional  yang selama ini menjadi jati diri PKS.

Hidayat juga mengingatkan Gatot Pujo Nugroho dan Ahmad Heryawan untuk segera merangkul seluruh pihak yang kalah dalam pilgub.

“Segera silaturahim dan ajak mereka untuk bersama-sama membangun Jabar dan Sumut. Karena hakikatnya kemenangan ini bukanlah kemenangan cagub yang dipilih tetapi kemenangan rakyat dan kemenangan demokratisasi, yang hendaknya memang perlu melibatkan semuanya untuk membangun Jabar dan Sumut,” tandasnya.[dem]rmol

***

Ada komentator untuk berita tersebut di rmol sebagai  berikut:

 

rakyat
10.03.2013, 16:41 WIB
Komentator: pakde
seandainya ada parta* malaikat sekalipun jika yg di usung calon abal2 juga gak bakalan menang……sebaliknya jika figur / sosoknya di percaya rakyat bahkan tanpa di usung partai pun bisa jadi menang…krn rakyat sdh tahu, parpol yg ada di negara ini sebagian besar malah menyengsarakan rakyat


Bukan hanya sekedar kekuasaan, itu masalah kecil
10.03.2013, 16:31 WIB
Komentator: Ahmad
Betul, saya setuju sekali. Makanya tuan Anis Mata jangan ge er dulu. Yang paling penting, apa yang PKS sudah berikan sebagai sumbangsih bagi bangsa dan negara ini. Sudahkah PKS berperan seperti namanya, mewujudkan Keadilan dan hidup yang Sejahtera ditengah-tengah masyarakat ? Jangan malah ikut arus, hanya karena terobsesi pada kekuasaan malah ikut duduk dalam setgab. Masalah kadernya menang dalam pilgub atau nanti bisa menduduki posisi tiga besar dalam pemilu 2014 (seperti yang dicita-citakan), itu masalah kecil. Hanya jangan hidup sebagai orang-orang munafik, inilah yang disayangkan. Apalagi mengusung simbol-simbol agama, berat tanggung jawabnya dunia dan akhirat./rmol

 

(nahimunkar.com)

(Dibaca 725 kali, 1 untuk hari ini)