JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberi nilai merah kepada Kementerian Agama dalam menindaklanjuti rekomendasi pembenahan sistem yang berpotensi korupsi di institusinya.

KPK pernah memberikan 48 poin rekomendasi, tetapi hanya empat yang dilaksanakan. Ketua KPK Abraham Samad mengakui Kemenag merupakan institusi yang paling nakal melaksanakan rekomendasi itu.

“Iya (paling bandel) karena banyak rekomendasi yang belum dilaksanakan. KPK sudah melakukan sistem pencegahan dengan kementerian dan lembaga lain,” kata Abraham, Jumat (31/8/2012).

Seperti diberitakan, tahun ini Kemenag merekrut mantan pimpinan KPK, M. Jasin sebagai Inspektur Jenderal Kemenag. Abraham mengakui sejak Jasin masuk, ada sejumlah perbaikan yang dilakukan Kementerian tersebut.

Kendati demikian, kata Abraham, pihaknya tetap independen dan menyoroti kelemahan-kelemahan sistem di lembaga negara yang dipimpin Suryadarma Ali.

“Walau di sana ada Yasin, KPK tetap menyoroti Kemenag,” katannya.

Secara terpisah Wakil Ketua KPK Busyro Muqoddas menjelaskan, selain Kemenag, masih ada lembaga negara yang mendapat nilai merah, yakni Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Menurut Busyro, di BPN masih banyak praktek-praktek korupsi, seperti budaya suap dan kongkalikong dalam pengurusan administrasi. Diungkapkannya, lantaran lemahnya sistem pengawasan.

Tribunnews.com – Jumat, 31 Agustus 2012 23:03 WIB

(nahimunkar.com)

(Dibaca 87 kali, 1 untuk hari ini)