Kemudahan2 dari Allah Ta’ala sebaiknya kita manfaatkan untuk mencari kemudahan2 urusan kita di akherat kelak.

 

Seorang berbadan kurus duduk di pojokan masjid waktu Jum’atan. Terdengar pengumuman yang entah menuruti sunnah siapa, ada pengumuman jumlah duit yang dimiliki masjid itu. Disebut sekian juta sekian juta. Hati seorang jamaah ini tambah pilu. Karena dia tidak punya duit sepeserpun, malah dengar pengumuman duit berjuta-juta. Sedang dia duduk di pojokan itupun lantaran sarungnya sudah usang, amoh, pritil, agar tidak terlihat orang.

Perihnya hati itu ternyata didengar Allah Ta’ala. Esok harinya ada yang memberinya sarung. Alhamdulillah, betapa girangnya dia. Allah Ta’ala ternyata Maha Mendengar rintihan hati hambaNya yang beribadah.

  • Barangkali di sekitar kita ada sebagian warga Muslim yang nasibnya hampir serupa. Sudahkah hati kita terketuk untuk memperhatikannya, lalu menyantuninya ikhlas lilLahi Ta’ala?
  • Barangkali ada yang ingin agar pakaiannya untuk ibadah itu lebih layak, namun tidak mampu beli. Sudahkah kita terketuk untuk membelikannya?
  • Barangkali ada yang ingin mengikuti sunnah Nabi shallalahu ‘alaih wa sallam yang suka wewangian minyak wangi lebih2 untuk shalat- terutama Juma’tan. Sudahkah kita terketuk untuk memberikan kepadanya?
  • Mungkin ada yang kesehatannya kurang baik, pegal2, linu2 hingga untuk duduk mendengarkan khutbah atau bahkan shalat berjamaah sehari-hari saja sendi2nya agak sakit. Sudahkah kita memperhatikan lalu memberikan sekadar obat atau asupan untuk menambah tenaganya?

Sejumlah lahan amal ternyata terpampang sangat luas di hadapan kita. Sudahkah kita meliriknya, lalu beramal menggunakan kesempatan hidup dan karunia Allah Ta’ala untuk bekal kita di akherat?

Padahal, kini sangat mudah. Misalnya, kita menghubungi lewat alat komunikasi penjual barang2 yang sebenarnya tidak menguras duit banyak. Cukup terjangkau, dan bisa langsung dikirim ke alamat yang dituju.

Kemudahan2 dari Allah Ta’ala semacam itu sebaiknya kita manfaatkan untuk mencari kemudahan2 urusan kita di akherat kelak. Di antaranya dengan membantu saudara2 Muslim kita yang sedang bahkan sangat membutuhkan uluran kita.

Bahkan kepada sesama pun bila kita menghadiahkan sesuatu, maka akan berpahala dan menambah kecintaan antar sesama, insyaAllah.

Sebagaimana beberapa ikhwah ternyata menghadiahi kami seperti berikut ini.

***

Alhamdulillah, Puji Syukur dan Terimakasih



Ilustrasi. Foto/dok ist net

Alhamdulillah, aneka keni’matan telah Allah karuniakan kepada kami. Di antaranya ada juga kerabat dan sahabat yang mengirimkan hadiah, semoga Allah membalasnya dengan sebaik-baik balasan. Jazakumullah khaira.

  • Hadiah pertama, dari sahabat di Salatiga Jawa tengah. Dia tadinya sakit parah, mungkin komplikasi, kurus, jarinyapun ada yang busuk, dipotong. Saat itu dia minta ke Allah agar sembuh dan berupaya bikin obatnya. Alhamdulillah berhasil, bahkan mungkin saja kembali tok cer. Buktinya, kemudian istrinya melahirkan lagi. Nah, tahu2 dia mengirimi obat bikinannya, cairan di botol, 500 Mililiter, hitam, dinamai Bawang Hitam. Kata dia, sudah dipasarkan, dan disedekahkan bagi yang tidak mampu atau relasi. Ada yang strocke alhamdulillah sembuh. Ada yang kakinya bosok, alhamdulillah sembuh dari kencing manis. Asam urat pun bablas, insyaAllah. Hadiah kiriman itu dari Salatiga, No HP 085 701 701 782. Bisa pesan ke sana, katanya. Btw Syukron, jazakumullah khaira.

  • Hadiah kedua, orang dekat kami menghadiahi ‘Kefir Drink’ 250ml. Dia jual Rp15 ribu. Kata dia, insyaAllah flue flue bisa terbebas, bahkan InsyaAllah flue yang sedang mewabah kini pun teratasi, dengan minum ini. Yang jenis satu lagi, Kefir Energi Spontan. Wah yang ini jos insyaAllah. Rp50-an ribu 1 botol 200 ml, langsung oke, insyaAllah. Dia memberi alamat Cilangkap Jaktim No HP 081 212 186 218. Syukron, jazakumullah khaira.

  • Hadiah ketiga, macam2 jenis minyak wangi asli produk Timur Tengah. Juga aneka jenis kain sarung. Juga baju Muslim. Contoh barangnya, minyak wangi ALREHAB Rihanat 6ml 25.000. Pemberi hadiah itu punya alamat di Cilangkap Jaktim, wa.me/6281385102912. Syukron, jazakumullah khaira.

Demikianlah, Alhamdulillah, Puji Syukur dan Terimakasih

(nahimunkar.org)

 

(Dibaca 242 kali, 1 untuk hari ini)