Banyak faktor, banyak kemungkinan. Bisa karena ustadz fulan telah ‘menyelamatkan’ (dengan izin Allah) dirinya atau temannya atau pasangannya dengan meruqyah; bahkan meskipun ustadz fulan salah kalamnya pun tetap lebih didengar. Atau faktor lain: karena ustadz fulan ganteng atau lebih ganteng. Atau faktor lain? Banyak faktor. Tapi yang baik hanyalah:

  1. Karena kalam ustadz fulan memiliki hujjah dan argumentasi kuat secara ilmiah.
  2. Karena kalam ustadz fulan santun dan tidak terkesan menghakimi juga memaksa; sehingga jauh dari tendensi emosional.
  3. Karena ustadz fulan berani membela yang benar, bukan yang bayar.
  4. Karena ustadz fulan memiliki bashirah setelah keilmuan. Nah. Ini yang terbaik.

Tapi, apa itu bashirah?

Bashirah itu hanya didapat oleh orang-orang khusus, tidak pada semua orang berilmu. Bashirah itu di atas ilmu. Bukan sekadar hafalan dan kemahiran merangkai kata. Bahkan, bisa jadi kurang cantik merangkai kata tak secantik ustadz muda atau para ahli sastra. Namun kalamnya lebih mengena. Bashirah itu didapat setelah banyak memahami dalil, juga setelah memakan asam garam pahit manis begitu banyak. Bashirah itu normalnya ada pada akaabir; ustadz-ustadz berusia, setelah berdakwah berpuluh tahun.

Sementara, ketergesaan itu seringkali dilakukan oleh ashaaghir: ustadz-ustadz muda dan thullab al-ilm.

Lalu apa itu bashirah?

Ada di kajian berikut ini alhamdulillah.

Walaupun agak ‘keras’ isinya, namun semoga menjadi nasehat yang baik untuk pembicaranya dan para penyimaknya. Tentang keikhlasan dalam berdakwah juga. Dakwah ilallah. Dakwah kepada tauhid.

Dakwah Tauhid; yang di kekinian, seringkali dipolitisir, disalahgunakan, yang sebenarnya merupakan talbis setan untuk merketing dan kepuasan dompet juga asap dapur. Jika ada ikhwah atau akhwat bertemu dan bertamu, tak segan kami sebutkan ‘dakwah tauhid’ macam apa yang harus dihindari di zaman ini; disebabkan keburukan yang fatal di dalamnya, manipulasi yang telah dinasehati namun dianggap basi dan biarlah Allah yang kelak akan menegur.

Selamat menyimak. Insya Allah bermanfaat.

SYARH TSALATSAH AL-USHUL (07) – “الدعوة إلى الله على بصيرة”

https://www.youtube.com/watch…

SYARH TSALATSAH AL-USHUL (07) – “الدعوة إلى الله على بصيرة” [Hasan al-Jaizy]

Hasan Al-Jaizy, 25 Februari  ·

(nahimunkar.com)