Syaikh Abdurrazzaq Al-Badr

Di antara perkara yang bisa merekatkan hubungan antara sesama muslim adalah dengan mengucapkan salam. Mengucapkan salam, merupakan perkara yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, mengingat keutamaan dan fadhilah yang luar biasa besar.

Mengucapkan salam, tidak hanya dilakukan ketika seseorang baru pertama kali bertemu. Seseorang yang sedang bertemu, kemudian berjalan dan terpisahkan dengan apapun, seperti pohon, tembok, rumah ataupun yang lainnya, juga tetap dianjurkan untuk mengucapkan salam lagi kepada saudaranya ketika mereka bertemu. Meskipun waktu yang memisahkan mereka bukanlah waktu yang lama.

Hal ini disampaikan oleh Syaikh Abdurrazzaq bin Abdul Muhsin Al-Badr dalam salah satu kesempatan muhadhoroh. Beliau menukil sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam :

إذَا لَقِيَ أَحَدُكُمْ أَخَاهُ فَلْيُسَلِّمْ عَلَيْهِ، فَإِنْ حَالَتْ بَيْنَهُمَا شَجَرَةٌ أَوْ جِدَارٌ أَوْ حَجَرٌ ثُمَّ لَقِيَهُ فَلْيُسَلِّمْ عَلَيْهِ أَيْضًا

“Apabila salah seorang diantara kalian bertemu dengan saudaranya, maka hendaklah ia mengucapkan salam kepadanya dan seandainya di antara keduanya terpisah oleh pohon, dinding, atau batu, kemudian bertemu kembali, hendaklah ia mengucapkan salam lagi.” (HR Abu Daud)

Kemudian Syaikh Abdurrazzaq menceritakan pengalaman dirinya sewaktu kecil bersama Syaikh Al-Albani.

Bagi yang ingin mendengar ceramah Syaikh Abdurrazzaq, silahkan klik di sini (cuma 3 menit setengah)

“Aku teringat ketika aku masih kecil, ketika aku tengah berjalan bersama dengan Syaikh Al-Albani, hanya kami berdua. Tiba-tiba kami dipisahkan dengan sebuah tiang. Setelah kami melewati tiang itu, Syaikh Al-Albani memandang ke arahku dan kemudian tersenyum. Setelahnya beliau mengucapkan : Assalamu ‘alaikum.

Aku menjawab : Wa’alaikumussalam.

Syaikh Al-Albani berkata : Mengapa aku mengucapkan salam kepadamu?

Aku sendiri masih belum tahu tentang hadits ini (hadits mengucapkan salam setelah terpisahkan dengan pemisah), maka sambil tersenyum aku menjawab : Karena mengucap salam itu baik.

Syaikh Al-Albani kemudian menyebut hadits tersebut, dan itulah pertama kali aku mendengar hadits tersebut. Semoga Allah merahmati Syaikh Al-Albani.” (arc)

by: Admin /gemaislam.com /Senin, 16 Nov 2015 – 18:27

(nahimunkar.com)

(Dibaca 4.096 kali, 1 untuk hari ini)