.

 

REMBANG (voa-islam.com) – Dukungan kepada Prabowo dan Hatta Rajasa terus mengalir dari kalangan ulama. Ribuan ulama di Jawa Tengah, siap memenangkan pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, pada Pemilu Presiden 2014.

Hal ini disampaikan langsung oleh Pimpinan Pondok Pesantren Al-Anwar Rembang, KH. Maemun Zubir. “Ada 1500 kiyai sepuh dan ulama se-Jawa Tengah siap untuk memenangkan Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa,” kata Kiyai Maemun, melalui keterangan resminya, Senin, (16/6/2014).

Untuk diketahui, anggota tim penasehat pemenangan Prabowo-Hatta yaitu Djan Faridz bersama Istajib sebagai Ketua PWNU Jawa Tengah, dan Richard selaku Sekretaris Jawa Tengah, silaturahim ke Pondok Pesantren Al-Anwar Rembang, Jawa Tengah. Kedatangannya itu, untuk memastikan dukungan yang bersangkutan kepada pasangan nomor urut 1, yaitu Prabowo Subianto-Hatta Rajasa.

Kemudian, Djan Faridz juga menjalin silaturahim ke Pimpinan Pondok Pesantren Al Maghfur, Nyai Hj. Azizah Masruhan di Mranggen, Demak, Jawa Tengah.
Nyai Azizah mengatakan hal senada, bahwa siap mendukung Prabowo Subianto-Hatta Rajasa di Pemilu Presiden 2014.

Menurut dia, supaya bangsa ini berada di bawah pemimpin yang mampu membawa perubahan lebih baik. Oleh karena itu, Nyai Azizah memastikan dukungan fatayat dan muslimat NU Jawa Tengah untuk bergerak memenangkan Prabowo-Hatta demi kebaikan umat.

Pemilihan presiden 2014, nampaknya terjadi pertarungan yang sangat keras, antara kubu Jokowi dan Prabowo dengan mencari dukungan para ulama. Tetapi, sangat dikawatirkan umat Islam dan ulama ibaratnya hanya akan menjadi tukang dorong ‘mobil mogok’. Sesudah mobil jalan, umat akan ditinggal. Adakah Prabowo akan tetap komitmen terhadap umat Islam.

Sejak menjadi Danjen Kopassus, Prabowo sudah membangun komunikasi yang cukup baik dengan sejumlah tokoh-tokoh Islam, sampai terjadinya perubahan politik di tahun l998. Prabowo terlempar akibat persaingan antara kubu phalangis Kristen, yang dipimpin Jenderal Benny Murdani. Sekarang Prabowo berusaha membangun kembali Indonesia dengan mendapatkan dukungan umat Islam.

Sementara itu, sebagian besar tokoh NU Jawa Timur justru mendukung capres nomor 1, Prabowo-Hatta. Mereka bertekda memenangkan Prabowo-Hatta. Para kiai menyangksikan kemampuan Jokowi sebagai pemimpin bangsa.

Hal ini seperti dikatakan oleh anggota Timkamnas Prabowo-Hatta, Provinsi Jawa Timur, Achmad Fadil Muzakki Syah, mempertanyakan survei yang menyebut Jokowi-JK berhasil merebut hati warga Nahdliyin secara mayoritas.

‘’Sekarang kan banyak survei-survei yang nggak jelas. Kalau survei kami, mulai dari kiayi sampai akar rumput, warga NU Jatim arahnya ke Prabowo-Hatta. Untuk level provinsi, kami targetkan minimal 60% suara untuk pasangan nomor 1 itu,’’ ungkap Fadil kepada wartawan di Jakarta, Senin (16/06/2014).
Alasan Cak AFM, sapaan akrab putera pendiri Ponpes Al Qodiri Jember ini, banyak kiayi kharismatik yang kesengsem dengan Prabowo. Dalam sejarah, kiayi kharismatik tidak pernah menyatakan diri mendukung salah satu kontestan pilpres, secara kasat mata.

‘’Kita lihat saja, apakah benar survei tersebut, apa justru berbalik. Kalau parameter saya, sederhana saja. Karena Prabowo banyak didukung kiayi kharismatik,’’ tuturnya.

Selanjutnya, anggota DPR asal PKB ini, menyebut beberapa kiayi besar pendukung Prabowo, berasal dari Ponpes Sidogiri (Pasuruan), Lirboyo (Kediri), Al Qodiri (Jember), Al-Falah (Ploso, Kediri).

‘’Habib Lutfi dari Pekalongan, serta banyak lagi kiayi besar yang belum disebutkan. Mereka adalah kiayi yang didengar masa akar rumput NU. Beda dengan kiayi yang masuk struktur parpol, biasanya nggak ngefek,’’ ungkap Fadil.

Sejauh ini, ungkap Fadil, dukungan para kiayi besar kepada Prabowo, tidak berubah. Trennya malah terus meningkat. Karena para kiayi intens menjalin komunikasi dan berdiskusi.

‘’Selain istikharah, antar kiayi juga rajin berkomunikasi. Demi untuk tabayyun. Insya Allah, pendukung Prabowo-Hatta naik terus,’’ tuturnya. Langkah para ulama di Jawa Tengah dan Timur ini, sangat penting bagi kemenangan calon pasangan Prabowo dan Hatta. (jj/dbs/voa-islam.com).

(nahimunkar.com)