•  Allahu Akbar! Dua isterinya ikut gembira

 alhukama

Kyai Rois Al-Hukama penentang aliran sesat Syi’ah di Sampang Madura / foto voais

KERUSUHAN SAMPANG 

Pasal Berlapis Dimentahkan, Terdakwa Rois Bebas 

Rabu, 17/04/2013 | 11:53 WIB

sidang alhukama

Terdakwa kerusuhan Sampang, Rois Alhukama bergembira atas vonis bebas majelis hakim di PN Surabaya, Selasa (16/4 2013).

SURABAYA – Mejelis hakim akhirnya mementahkan dakwaan dan pasal berlapis yang dijeratkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) kepada Rois Alhukama. Terdakwa kerusuhan Sampang itu divonis bebas oleh majelis hakim kerena tidak terbukti bersalah melakukan pembunuhan, pengeroyokan maupun provokasi pada kerusuhan tersebut.

Majelis hakim mementahkan tiga pasal sekaligus yang didakwakan JPU terhadap terdakwa Rois. Tiga Pasal tersebut adalah Pasal 338, Pasal 334 dan Pasal 170 KUHP dengan tuntutan 2 tahun. “Membebaskan terdakwa dari segala dakwaan dan tuntutan JPU,” kata Ainur Rofik, Ketua Majelis Hakim saat membacakan amar putusan di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Selasa (16/4).

Dalam putusannya, majelis hakim menyatakan Rois tidak terbukti menjadi provokator dalam kerusuhan antara massa Sunni dengan Syiah yang terjadi pada Agustus 2012 lalu. Saat kerusuhan itu terjadi posisi Rois  tidak berada dalam lokasi kerusuhan melainkan ada di kediamannya. “Untuk itu terdakwa Rois harus dibebaskan dari jeratan hukum dan merehabilitasi nama baiknya,” kata Ainur.

Selain itu, majelis hakim juga meminta agar Rois segera dilepaskan dari Rumah Tahanan (Rutan) Medaeng Surabaya. “Memerintahkan kepada JPU untuk membebaskan terdakwa dari rumah tahanan,” tegasnya.

Atas vonis itu, JPU Ismunadi langsung menyatakan kasasi. Sayangnya, ia enggan menjelaskan detail poin apa saja yang menjadi keberatan hakim tersebut. “Tentu kami mempertimbangkan beberapa keyakinan hakim yang lemah dalam vonis,” katanya. 

Sementara itu, kuasa hukum terdakwa, Teguh Suharsono mengatakan, pihaknya langsung menerima vonis bebas tersebut. “Tadi terdakwa menerima dan tidak mengajukan banding atas putusan tersebut,” ucapnya usai persidangan.

Menurutnya, vonis bebas tersebut sudah sepantasnya diterima Rois. “Sejak awal kami sudah menduga jika Rois sengaja ditumbalkan untuk suatu kepentingan. Dan jaksa juga terlalu memaksakan dakwaan,” jelasnya.

Rois sendiri enggan banyak menanggapi vonis bebas tersebut. Dikawal polisi, dia langsung keluar dari ruang sidang menuju ruang tahanan sementara pengadilan. “Penegak hukum sudah bekerja dengan baik,” katanya singkat.

Sekadar diketahui, Rois didudukkan di kursi pesakitan PN Surabaya karena didakwa terlibat pada penyerangan kelompok Syiah pimpinan Tajul Muluk di Karanggayam, Omben, Sampang, Agustu 2012 lalu.

Rois diduga menjadi pelaku utama pecahnya kerusuhan yang menewaskan dua warga pengikut ajaran Syiah. Rusuh dua kelompok paham keagamaan ini merupakan kerusuhan kedua kalinya. Fan/ surabayapost.co.id

Allahu Akbar! Dua isterinya ikut gembira

Selama proses persidangan, belasan polisi membentuk pagar betis di sekeliling ruang sidang. Sedangkan terdakwa Rois Al-Hukama, terlihat serius mendengarkan putusan yang dibacakan hakim Ainurrofiq. Usai pembacaan vonis bebas oleh hakim, teriakan gembira nyaring terdengar dari pendukung Rois dalam sidang. ‘Allahu Akbar..Allahu Akbar..’ terdengar berkali-kali.

Wajah ceria juga terlihat pada diri Rois Al-Hukama. Saat dia digiring ke ruang tahanan, dia tak henti mengucapkan kata ‘Alhamdullillah…’ beberapa kali. 

Istri pertama Rois, Siti Cholifah, menghampiri terdakwa dan mereka saling merangkul. Rois juga mencium kening Siti. Sedangkan istri kedua Rois, Sofa Jumilah juga tersenyum lega dengan keputusan ini.

Usai sidang, Siti mengaku lega dan senang dengan putusan ini.  “Kami sangat senang dengan hasil ini,” tutur Siti sumringah, sebagaimana diberitakan surya online.

(nahimunkar.com)

 

(Dibaca 1.915 kali, 1 untuk hari ini)