JAKARTA (voa-islam.com)—Invansi militer Rusia ke Suriah sejak 30 September 2015 silam membawa dampak sosial kepada rakyat Suriah yang tak berdosa. Semakin banyak korban jiwa dari masyarakat sipil yang berjatuhan. Tidak terhitung pula jumlah pengungsi yang harus meninggalkan Tanah Air mereka.

Kondisi ini membuat geram banyak pihak. Salah satu pihak yang geram dengan kelakuan militer Rusia ini adalah Saman, kakek berusia 85 tahun.

Untuk melawan arogansi Rusia ini, Saman rela datang ke Kantor Kedubes Rusia di Jalan Rasuna Said, Jakarta, Jumat (8/1/2016) siang. Saman yang tinggal di Cibubur ini datang bersama ratusan massa dari Aliansi Merah Putih Peduli Suriah menuntut kepada Rusia untuk menghentikan invasi militer ke Suriah.

Menurut informasi yang diperolah Voa-Islam, kakek Saman datang atas undangan pengurus masjid Darussalam, Kota Wisata Cibubur. Secara kebetulan memang Kakek Saman adalah jamaah yang aktif di masjid Darussalam. Ia sangat bersemangat ketika diberitahu tentang aksi melawan arogansi Rusia ini.

Seperti yang diketahui, jalannya aksi berjalan tanpa hambatan. Namun, pihak kedutaan besar belum bisa dihubungi dengan beralasan libur.*[Sendia/Syaf/voa-islam.com]

Sumber: voa-islam.com/ Sabtu, 28 Rabiul Awwal 1437 H / 9 Januari 2016

(nahimunkar.com)

(Dibaca 557 kali, 1 untuk hari ini)