Inilah tulisan Kivlan Zen dalam statusnya di facebook

***

Kivlan Zen

Buntut dari ijin langsung secara lisan dan langsung diberikan dari Istana Negara dengan cara mengundang pengemudi online ke Istana adalah kerusuhan sosial dijalanan yang terjadi pada selasa, 22 maret 2016 kemaren.

BAGAIMANA ini???

Kalau keadilan tersebut di jalankan dengan pelanggaran hukum yang di perlihatkan secara terang terangan dari Istana Negara, maka rakyat juga akan mencontoh nya.

Sudah puluhan kali pejabat negara ini mempertontonnya.

Kepemimpinan sabda ku adalah hukum yg harus dijalankan seperti pada era Bung Karno yang berujung pada kerusuhan sosial di tahun 1965 dan karena ketidakadilan sosial maka ujungnya kerusuhan sosial seperti tahun 1998.

Masak mau jatuh ke lubang yang sama lagi?

Wahai pemimpin sadarlah, berbuatlah adil dan tidak melanggar hukum, jangan sombong dan takabbur dalam memegang kekuasaan.

Masih ada PR yang harus di selesaikan seperti PPP, Golkar, PSSI dan masih banyak lagi tindakan melawan hukum yang di lakukan oleh pejabat pemerintah.

Sadarlah!!!
Bangsa ini membutuhkan pemimpin yang amanah.

***

Kutipan selesai.

(nahimunkar.com)

(Dibaca 3.949 kali, 1 untuk hari ini)