.

JK (Jusuf Kalla) mengomentari video yang kini ramai di masyarakat tentang dirinya yang mengatakan: Bisa Hancur Negara Bila Jokowi Jadi Capres (lihat Video Jusuf Kalla Menjilat Ludah Sendiri, By nahimunkar.com on 26 May 2014

– See more at: https://www.nahimunkar.org/video-jusuf-kalla-menjilat-ludah-sendiri/#sthash.jiLV2oV1.dpuf ).

Sayangnya, dalam berita klarifikasi dari Jusuf Kalla tidak menyebutkan bukti yang kongkrit tentang prestasi apa yang dilakukan Jokowi selama menjadi Gubernur DKI, hingga JK pilih menjilat ludahnya sendiri. Dari mengkritik keras Jokowi berbalik jadi cawapres mendampingi capres Jokowi.  Sedangkan Jokowi dalam hal pencapresannya sendiri telah mengaku “ora nggagas” (tidak brfikir) tentang  copras capres copras capres. Untuk meng-urusi Jakarta saja sudah  pusing… pusing… pusing, kata Jokowi dalam video yang beredar. (lihat Video Bukti Kebohongan Jokowi Dilihat 700 Ribu Orang Lebih, By nahimunkar.com on 21 May 2014

– See more at: https://www.nahimunkar.org/video-bukti-kebohongan-jokowi-dilihat-700-ribu-orang-lebih/#sthash.kcQfXaL0.dpuf ).

Entah manjur atau tidak klarifikasi JK tentang video yang beredar luas mengenai penilaiannya terhadap Jokowi itu. Yang jelas, JK telah menjilat ludahnya sendiri. Dan itu hanyalah menambah merosotnya nilai dua orang itu. Baik Jokowi maupun JK sama-sama beredar video kebohongan masing-masing.

Inilah berita tentang omongan JK yang dianggap sebagai klarifikasi.

***

Senin, 26 Mei 2014 | 16:24 WIB

Inilah Klarifikasi JK Soal Video

Oleh: Dedy Helsanto

Jakarta – Setelah sekian lama ditunggu, inilah klarifikasi JK soal video wawancara yang menghebohkan itu.

JK menjelaskan bahwa video itu diambil pada 2012. Saat itu, Jokowi baru saja dilantik sebagai Gubernur DKI Jakarta setelah mengalahkan Fauzi Bowo di Pilgub DKI Jakarta.

“Jokowi saat itu baru 2-3 bulan memimpin DKI, belum ada apa-apa. Masak sudah diusulkan menjadi presiden? Saat itu saya bilang,” Tunggu, cari pengalaman dulu,” ujar JK di kediaman pendiri SOKSI, Suhardiman, di Jakarta, Senin (26/5).

Saat ini, setelah dua tahun, JK melihat Jokowi punya pengalaman. Maka dari itu saya diminta mendampingi,” kata dia. JK juga mengatakan, dirinya yakin dengan Jokowi. “Tidak akan terjadi kehancuran karena pengalaman dia sudah baik, dan saya bersedia mendampingi Pak Jokowi,” ujarnya. [rok] INILAHCOM.

(nahimunkar.com)

(Dibaca 2.300 kali, 1 untuk hari ini)