Kolonel (Purn) Sugeng Waras (Dok Pribadi)

Mendiang tokoh PDIP Mayjen Purn TNI Theo Syafei menampung dan memberikan kesempatan eks PKI untuk tampil dalam perpolitikan di Indonesia.

“Mayjen Purn TNI Theo Syafei, seorang Tokoh PDIP memberi kesempatan dan menampung para eks PKI,” kata Ketua Aliansi Profesional Indonesia Bangkit (APIB) Jawa Barat Kolonel (Purn) Sugeng Waras kepada www.suaranasional.com, Ahad (26/9/2021).

 

Sejak ditampung Theo Syafei, kata Sugeng Waras, eks PKI melakukan kegiatan kegiatan terselubung dan terbuka. Bak benalu yang nempel di elemen-elemen pemerintah pusat hingga daerah, orpol dan organisasi kemasyarakatan lainnya.

“Kegiatan-kegiatan nyata seperti, aku bangga anak PKI, agar pemerintah minta maaf kepada PKI, merupakan bagian dari fakta kehidupan dan kebangkitan PKI,” paparnya.

Kata Sugeng Waras, pendukung PKI melakukan propaganda menganggap, ketakutan terhadap komunis merupakan pikiran sesat, bodoh, kolot, ketinggalan zaman, buntu dan buta terhadap perkembangan dan dinamika dunia, dan lain-lain.

“Kita ingat kembali watak, karakter, tabiat dan cara cara PKI, yang pandai menghilangkan jejak, membersihkan diri, mengalihkan kesalahan kepada orang lain, meminta ganti rugi kepada orang lain, berbohong, memfitnah, mengadu domba dan sering membuat gaduh,” jelasnya.

Dalam menghadapi propaganda PKI, Sugeng Waras mengajak nonton bareng (nobar) Film G30S/PKI agar mengetahui kekejaman komunis di Indonesia.

“Esensi apa yang tersurat dan tersirat dalam Film G30S/PKI merupakan kesatuan yang utuh yang tidak bisa dipisahkan antara kewaspadaan kesigapan, keberanian, perjuangan dan pengorbanan bangsa Indonesia dengan urgent dan fundamentalnya Pancasila bagi bangsa Indonesia,” ungkapnya.

suaranasional.com, 27/09/2021ByIbnu Maksum

(nahimunkar.org)

 

(Dibaca 116 kali, 1 untuk hari ini)