Maraknya sejumlah artis yang terjerat dalam kasus narkoba membuat anggota Komisi III Ahmad Sahroni prihatin. Dia meminta Badan Narkotika Nasional (BNN) berperan aktif melakukan tes urine terhadap semua artis di Indonesia.

Sahroni mendorong BNN bekerjasama dengan perhimpunan artis untuk tes urine sekaligus sosialisasi bahaya zat terlarang tersebut.

“Kita mendukung BNN untuk melakukan kerja sama dengan perhimpunan atau perkumpulan artis untuk melakukan tes urine. Rentetan tangkapan artis yang mengkonsumsi narkoba di awal tahun ini menggambarkan rentannya profesi ini terhadap narkoba,” kata Sahroni, Jumat (17/2).

Sahroni mengingatkan artis selaku publik figur seharusnya mencontohkan hal positif ke masyarakat. Ia berharap di masa mendatang tak ada lagi artis yang tersandung narkoba.

“Kepada seluruh artis agar tetap jaga profesionalisme sebagai penghibur masyarakat bukan membuat contoh negatif dengan mengkonsumsi narkoba. Itu akan memalukan,” pesan politisi NasDem ini.

Seperti ramai diberitakan media, paskapenangkapan Fachri Albar dan Roro Fitria, satu artis lainnya yaitu Dhawiya Zaida hari ini juga diringkus Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya.

Ironisnya, tak hanya putri pedangdut senior Elvy Sukaesih itu yang ditangkap. Polisi turut mengamankan dua abang Dhawiya yang masing-masing bernama Syehan dan Ali Zaenal Abidin.

Dua orang lainnya yang diamankan yaitu tunangan Dhawiya yang bernama Muhammad serta kakak ipar beridentitas Chauri Gita. Tragisnya, tersangka Chauri yang kedapatan mengkonsumsi sabu bersama Syehan sang suami, diketahui tengah dalam kondisi hamil enam bulan dan tengah mengasuh seorang bayi.

“Penangkapan keluarga dari Elvy Sukaesih bertanda sangat buruk bagi wanita yang sedang hamil. Bagaimana kejinya seorang ibu yang mengandung anak dalam perutnya tapi menghisap barang yang bisa membunuh calon bayinya itu,” pungkasnya. (skl/ar)

Sumber: konfrontasi.com

(nahimunkar.org)

(Dibaca 155 kali, 1 untuk hari ini)