Tanpa membahas kekecewaan massa sama sekali, tampaknya pihak tv dari grup kompas yang dikenal sering memojokkan Islam itu memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada dua komentator piaraannya (?), yang perkataannya kedengaran sadis malam itu (saat jutaan Umat Islam berdemo di depan istana, di Jakarta, Jum’at 4 /11 216).

Di antaranya komentator yang ditengarai piaraan (?) Kompas (yang dipiara bersama Anand Krishna hingga diterbitkan bukunya yang mengacak-acak Islam oleh grup Kompas Gramedia) ngemeng sengak sekali. Massa yang di kawasan istana dan belum mau membubarkan diri ba’da isya’ itu (dan tidak disebut penyebabnya yaitu karena petinggi demo sedang negosiasi dengan para pejabat dan petinggi keamanan di dalam istana) dia katakan bisa ditembak polisi, dan itu kalau di Arab Saudi sudah dihabisi, apalagi kalau di Amerika Serikat.

(nahimunkar.com)

(Dibaca 1.189 kali, 1 untuk hari ini)