STAI Ali

Pihak STAI merasa dizhalimi dan siap mempertahankan haknya yang dilindungi oleh syariat Islam dan oleh negara.
Pidato singkat dari Kapolsek Semampir mewakili Kapolres..
Beliau mengharapkan PARTISIPASI Umat utk ikut menjaga keamanan dan ketertiban di STAI ALI.
Dan jg info dari STAI ALI bahwa Asaatidz STAI ALI juga mendapat dukungan dari Ibu Risma selaku Walikota Surabaya..

Ini menyangkut keamanan Indonesia. Sebab Jatim adalah barometer nasional. Dan di balik kejadian ini akan ada kerusakan yg lebih besar yaitu tampilnya aliran sesat syiah di Surabaya dan Jatim yang telah difatwakan sesatnya oleh MUI Jatim.

Oleh karena itu Pihak STAI merasa dizhalimi dan siap mempertahankan haknya yang dilindungi oleh syariat Islam dan oleh negara.

Nabi saw bersabda

مَنْ قُتِلَ دُونَ مَالِهِ فَهُوَ شَهِيدٌ، وَمَنْ قُتِلَ دُونَ دِينِهِ فَهُوَ شَهِيدٌ، وَمَنْ قُتِلَ دُونَ دَمِهِ فَهُوَ شَهِيدٌ، وَمَنْ قُتِلَ دُونَ أَهْلِهِ فَهُوَ شَهِيدٌ.

هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ.

“Barangsiapa yg terbunuh karena membela hartanya maka ia syahid, barangsiapa yg terbunuh karena membela agamanya maka ia syahid, barangsiapa yg terbunuh karena membela darahnya (jiwanya) maka ia syahid & barangsiapa yg terbunuh karena membela keluarganya maka ia syahid. Ia mengatakan; HADITS INI HASAN SHAHIH, demikianlah banyak perawi meriwayatkan dari Ibrahim bin Sa’d seperti hadits ini. Ya’qub adl Ibnu Ibrahim Sa’d bin Ibrahim bin Abdurrahman bin ‘Auf Az Zuhri. [HR. Tirmidzi No.1341].

Prof. DR. Ali Musthofa Ya’qub hafizhahullah mengingatkan, jangan sampai Umat Islam mau diadu domba sebagai jangkrik yang mau diadu oleh zionis, atau oleh syiah

Di balik kejadian ini akan ada kerusakan yg lebih besar yaitu tampilnya syiah di Surabaya dan Jatim

***

Gensyiah.com, admin | 29 April 2015 |

Pada tanggal 26 april kemarin Para jamaah ahlussunnah pengikut salaf shalih sudah banyak berkumpul di TKP untuk berjaga jaga mempertahankan STAI yang sah, dari ancaman “serangan” dari pihak yg juga :▬ mengaku ASWAJA.
▬▬ Mereka berupaya untuk :menutup STAI tanpa alasan yang bisa dibenarkan. Kali ini sepertinya akan menempuh  jalan kekerasan,
▬▬ setelah sebelumnya mereka gagal menutup dengan cara dialog.
Kami sangat prihatin sesama ahlussunnah akan bertikai?

Paling tidak kondisi ini menimbulkan beberapa pertanyaan:

Pertama: apakah ini yg dimaksud oleh Prof. DR. Ali Musthofa Ya’qub hafizhahullah sebagai jangkrik yg mau diadu oleh zionis, atau oleh syiah?
Silakan baca makalah “jangan mau jadi jangkrik” (di bagian bawah).

Kedua: Kondisi seperti ini kenapa tidak diliput media atau wartawan untuk diarahkan agar tidak bertindak anarkhis dan main hakim sendiri ?
Apakah mereka tidak tahu atau pura2 tdk tau ataukah karena faktor lain?

  • Giliran masalah seorang yg melakukan ini dan itu yg tidak ada kepentingannya dengan umat dan bangsa malah diekspos besar2an?!

Padahal kondisi seperti ini harus lebih diperhatikan,
karena menyangkut masalah umat dan dakwah Sunnah, ketimbang masalah individu seseorang. Dan ini menyangkut keamanan Indonesia. Sebab Jatim adalah barometer nasional. Dan di balik kejadian ini akan ada kerusakan yg lebih besar yaitu tampilnya syiah di Surabaya dan Jatim, dan redupnya dakwah sunnah.

  • Mereka (pemrotes, red nm) memberi dead line untuk menutup STAI ALI hingga tgl 7 Mei 2015..
    Ini sangat mengkhawatirkan dan membahayakan, sebab jika pihak yg ingin menutup merasa itu jihad meski tidak jelas alasannya , maka pihak STAI merasa dizhalimi dan siap mempertahankan haknya yang dilindungi oleh syariat Islam dan oleh negara.
    Nabi saw bersabda

مَنْ قُتِلَ دُونَ مَالِهِ فَهُوَ شَهِيدٌ، وَمَنْ قُتِلَ دُونَ دِينِهِ فَهُوَ شَهِيدٌ، وَمَنْ قُتِلَ دُونَ دَمِهِ فَهُوَ شَهِيدٌ، وَمَنْ قُتِلَ دُونَ أَهْلِهِ فَهُوَ شَهِيدٌ.

هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ.

“Barangsiapa yg terbunuh karena membela hartanya maka ia syahid, barangsiapa yg terbunuh karena membela agamanya maka ia syahid, barangsiapa yg terbunuh karena membela darahnya (jiwanya) maka ia syahid & barangsiapa yg terbunuh karena membela keluarganya maka ia syahid. Ia mengatakan; HADITS INI HASAN SHAHIH, demikianlah banyak perawi meriwayatkan dari Ibrahim bin Sa’d seperti hadits ini. Ya’qub adl Ibnu Ibrahim Sa’d bin Ibrahim bin Abdurrahman bin ‘Auf Az Zuhri. [HR. Tirmidzi No.1341].
.
Apalagi Pidato singkat dari Kapolsek Semampir mewakili Kapolres..
Yang jg mengharapkan PARTISIPASI ANTUM utk ikut menjaga keamanan dan ketertiban di STAI ALI.
Dan jg info dari STAI ALI bahwa Asaatidz STAI ALI jg mendapat dukungan dari Ibu Risma selaku Walikota Surabaya..

Maka upaya menggagalkan niat tidak baik menutup STAI dg semena mena itu wajib dilakukan oleh pemerintah, dan wajib didukung oleh kaum muslimin. Agar tdk menguntungkan syiah dan musuh musuh bangsa indonesia. Sebab kami yakin , yang akan panen dg kerusuhan ini jika terjadi diantaranya adalah syiah.

Ya allah tolonglah aparat dan penegak hukum serta pemerintah untuk menjaga keamanan surabaya, menjaga keamanan STAI ALI DAN menyadarkan orang orang yang diperalat untuk kepentingan sesat.
Ya allah satukan umat islam ahlussunnah, jangan engkau cerai beraikan mereka ya Allah.
Ya Allah selamatkan umat islam indonesia dari makar orangorang jahat.

PROF. DR. ALI MUSHTHOFA YA’KUB: JANGAN MAU JADI JANGKRIK!

Dalam acara seminar sehari di jogjakarta prof.Dr. Ali Musthofa Ya’qub Imam Besar Masjid Istiqlal menegaskan bahwa terjadinya pertikaian di kalangan umat islam  adalah karena dibikin. Orang yang sudah mengaku adalah zionis israel. Dalam protokolat zionis nomor 7 mereka berkomitmen untuk membuat perpecahan di kalangan umat islam di seluruh dunia. Salah satunya adalah dengan mengadu domba sesma sunni dg issu wahabi.
Oleh karena itu beliau menulis kitab berbahasa arab berjudul

الوهابية ونهضة العلماء ؛ اتفاق في الاصول لا اختلاف

Yg juga akan diterbutkan dalam bahasa indonesia dg judul TITIK TEMU NU WAHABI.
SEBELUMNYA masalah ini sudah dimuat di republika.
Dalam seminar itu beliau mewanti wanti jangan sampai ada yang menjadi jangkrik, yang bisa dikileni oleh yahudi untuk diadu dg sesama jangkrik.

Di luar seminar , saya tanya kepada beliau. Apakah antum tahu ada yang membantah makalah antum? Beliau jawab tidak. Lalu saya sampaikan, ada fulan yang membantah makalah antum, katanya “tidak mungkin nu menerima wahabi, sebab terus terang wahabj itu sesat menyesatkan.”
Maka beliau menjawab dg tegas: kalau begitu dia itu jangkrik. Masih kelas jangkrik”!

Gensyiah.com, admin | 29 April 2015

(nahimunkar.com)