Konser Musik BPIP Contoh Buruk dan Tak hargai Malam Mulia Akhir Ramadhan


Ilustrasi foto ytb

 

Konser musik yang diselenggarakan BPIP (Badan Pembinaan Ideologi Pancasila) telah berlangsung Ahad Malam (Malam Senin 25 Ramadhan 1441H), 17 Mei 2020.

 

 


Ilustrasi foto trenopini.com

 

***

KH Said Aqil Siradj Marah Ada Konser Amal, “Kok BPIP Begitu, Saya Nggak Setuju, Mereka Beri Contoh Tak Baik”

 

JAKARTA – Konser amal yang diprakarsai Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) turut dikritisi Ketua PBNU Said Aqil Siradj lantaran tak mengindahkan protokol kesehatan.

“Saya juga kaget, saya juga enggak setuju itu kenapa BPIP begitu,” ujar Said Aqil, Selasa (19/5).

Menurutnya, hal itu tidak mencerminkan ketegasan pemerintah dalam upaya percepatan penanganan wabah Covid-19.

Sembari meminta maaf, Said Aqil mengecam konser amal yang dianggap menyalahi aturan.

“Mereka memberi contoh yang malah enggak baik, saya juga kaget. Ya saya juga minta maaflah, saya juga kaget,” tegasnya.

Namun demikian, ia meminta kepada masyarakat untuk tidak terpancing emosi di bulan suci ramadhan ini dengan adanya kebijakan yang membingungkan serta konser amal yang tidak sesuai aturan.

“Di bulan suci puasa ini, bulan yang penuh nilai ini, cobalah kita mampu menahan emosi. Bamsoet (Ketua MPR RI) sudah minta maaf, ya kita maafkan. Walaupun saya pribadi kaget, terperanjat kok ada seperti ini, padahal di sisi lain kita tidak boleh berkerumun, Shalat Jumat diliburkan, tapi ya sudahlah,” bebernya.

“Mari kita kritisi, kita protes. (namun) Jangan sampai dengan cara emosional. Harus kepala dingin,” tandasnya.

(sta/rmol/pojoksatu)

Nasional RESTU

 

POJOKSATU.id, 20 May 2020 | 04:00 WIB

***

Konser BPIP Dikritik dan Disindir Banyak Pihak, Pasalnya…


Jakarta –

Konser musik yang digagas oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) menuai kritik dari sejumlah pihak maupun warganet karena dianggap tidak empati dan simpati terhadap kondisi rakyat. Selain itu, konser ini dinilai tak menjaga protokol kesehatan yakni terkait jarak sehat secara fisik (physical distancing).

Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI), Din Syamsuddin, menyatakan keprihatinannya atas konser tersebut.

Baca Juga: BPIP Gelar Konser, Orang MUI: Gaji Besar Kerjanya Cuma Jadi EO, Anak SMA…

“Mengapa pada saat demikian pemerintah justru memelopori acara seperti konser musik yang tidak memperhatikan protokol kesehatan dan terkesan bergembira di atas penderitaan rakyat?” kata Din, Selasa (19/5/2020).

Baca Juga

BPIP Gelar Konser, Orang MUI: Gaji Besar Kerjanya Cuma Jadi EO, Anak SMA…


 

“Bukankah sebaiknya dalam keadaan penuh keprihatinan kita semua meningkatkan doa dan munajat ke hadirat Sang Pencipta, Allah SWT? Sesuai dengan Sila Ketuhanan Yang Maha Esa dan Sila Kemanusiaan yang adil dan beradab,” sambungnya.

Selain itu, warganet pun memberikan responsnya. Berikut beberapa di antaranya.

Azzam M Izzulhaq @AzzamIzzulhaq

Terima kasih para pejabat publik dan public figure lainnya atas keteladanan baik kalian bahwa menggunakan masker dan menjaga social distancing itu adalah tidak penting.

Ilham @iqbalilhami23

Mission impossible protokol kesehatan dilakukan dipasar tradisional. Silakan check sendiri. Check juga konser BPIP tanpa masker,tanpa pyshical distancing

hendri satrio @satriohendri

Saya ikut sedih Mas, masyarakat mungkin juga banyak yang sedih, bukan sedih karena konsernya, kita sedih, kita gagal mendidik BPIP, rakyat sedih karena Rakyat gagal mendidik pemerintah bagaimana menghadapi Covid19 ini #Hensat #KitaDididikCorona

Rachland Nashidik @RachlanNashidik

Social distancing itu tidak sejalan dengan ajaran BPIP tentang Pancasila: Ayo bersatu melawan Korona!

Sad Ronin @wawat_kurniawan

Salah satu contoh pelajaran Pengamalan Pancasila yg gak boleh dicontoh. Rakyat disuruh jaga jarak fisik dan pakai masker, acara BPIP nya kasih contoh spt ini

 

/WE Online, Selasa, 19 Mei 2020 18:47 WIB

 

***

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri sekaligus membuka konser solidaritas kemanusiaan yang bertajuk “Bersatu Melawan Corona“. Dalam sambutannya, Jokowi mengajak masyarakat Indonesia bersatu menghadapi pandemi virus corona atau Covid-19.

Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) menggelar konser solidaritas kemanusian dengan tajuk “Bersatu Melawan Corona” pada Ahad (17/5/2020), pukul 19.30 hingga 21.30 Wib.

Konser tersebut digelar secara virtual dan disiarkan langsung di beberapa stasiun televisi, seperti TVRI, INews, Net TV, Metro TV, BNPB TV, O Channel, bahkan bisa dinikmati melalui siaran live streaming Telkomsel, ANTV, Video, dan Metro TV News.com./ Beritasatu.com 17 Mei 2020 | 21:28 WI

(nahimunkar.org)

(Dibaca 551 kali, 1 untuk hari ini)