INILAH, Bandung – Kota Bandung mendapat predikat sebagai kota terbaik dalam hal tata kelola pemerintahan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) dalam hal Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) 2015.

Penghargaan, diserahkan langsung oleh Menpan RB Yuddy Chrisnandi kepada Wali Kota Bandung Ridwan Kamil di Auditorium Graha Sasana Budaya Ganesa Jalan Tamansari Kota Bandung, Jumat (12/2/2016). Kota Bandung mendapat nilai 80,2 dengan predikat A di Indonesia.

Alhamdulillah setelah direformasi selama dua tahun, bongkar sana-sini, dibedah permasalahan-permasalahan birokrasi, hari ini sangat berbahagia mendapat nilai A dengan nilai 80,2 satu-satunya yang nilai A se-Indonesia, kata Ridwan Kamil seusai kegiatan.

Ridwan menjelaskan, Kota Bandung sebelumnya hanya mendapat nilai CC dengan perolehan angka yang cukup rendah yakni 48. Keberhasilan sekarang ini, diungkapnya lantaran terciptanya keselarasan visi dan misi wali kota bersama jajaran pemerintahan.

Ini harapan kita, sekarang kita punya sistem. Siapapun yang bekerja di Bandung pekerjaannya itu bermuara pada visi dan misi wali kota. Kalau nilai A itu artinya nyambung, kalau CC artinya enggak nyambung. Wali kota ke kanan, di bawah sibuk seolah-olah kerja dan belanja, padahal tidak membuahkan hasil, ucapnya.

Keberhasilan reformasi pemerintahan, juga tak luput dari adanya perbaikan mental birokrasi. Disebut ia, sosok kepala daerah turut mempengaruhi kinerja yang lebih baik.

Saya mengubah cara kepemimpinan, tidak banyak nyuruh-nyuruh tetapi langsung ikut ke dalam. Ikut menyemangati, enggak usah marah-marah, cukup dengan mengobrol, nasihat dan ikut membedah penyakit-penyakit lainnya. Saya kira dengan pola itu, mereka bisa dihargai, ujar dia.

Setelah menerima reward, dia mengaku tak berpuas hati. Ia mengatakan, target berikutnya yang diberikan Menpan RB adalah menghubungkan nilai A dengan zona bebas korupsi. Kerja keras selama ini, diharapkannya harus tetap dipertahankan dan menjadi lebih baik.

Jadi itu level tertinggi lagi setelah nilai A. Nah itu yang kita targetkan lagi setelah ini, sehingga kinerja birokrasi ini terasa oleh masyarakat, terukur oleh sistem, dan kemudian juga pasti tidak ada permasalahan dalam urusan integritas, jelasnya.

Di lokasi yang sama Menpan RB Yuddy mengaku berbangga hati atas keberhasilan Kota Bandung sekarang ini. Kota Bandung, diharapkan menjadi kota percontohan bagi kota lainnya dalam meningkatkan akuntabilitas dan perbaikan tata kelola pemerintahan.

Dalam kesempatan, Menpan RB juga memberikan hasil evaluasi akuntabilitas kinerja instansi pemerintah kepada 156 pemerintah kabupaten/kota Provinsi Jabar, Jateng, Banten, Kalimantan, Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat.

Dari 156, 99 di antaranya sudah mengalami peningkatan, kata Yuddy. [ito]

Yogo Triastopo (inilahkoran.com) – 12 Februari 2016

(nahimunkar.com)

(Dibaca 4.685 kali, 1 untuk hari ini)