Hidayatullah.com- Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) sudah memanggil pihak ANTV terkait dengan pengaduan soal film seri “Jodha Akbar” yang terkesan menyudutkan Islam dengan cerita palsu.

Selain itu, KPI juga telah meminta pihak ANTV untuk bisa serius memperhatikan serta segera menindak lanjuti aduan soal tayangan film seri “Jodha Akbar” yang mulai meresahkan masyarakat, khususnya umat Islam.

“Tentunya akan kami sikapi dengan pleno KPI lagi, dengan Azimah Subagiyo juga. Apabila pihak ANTV tidak mengambil sikap dan tetap menayangkan acara film serial tersebut,” demikian keterangan yang disampaikan Rahmat Arifin dari Komisioner KPI Bagian Koordinator Pengawasan Isi Siaran, setelah dikonfirmasi oleh awak hidayatullah.com, Rabu (17/09/2014) Pagi.

“Tentunya akan kami sikapi dengan pleno KPI lagi, dengan Azimah Subagiyo juga. Apabila pihak ANTV tidak mengambil sikap dan tetap menayangkan acara film serial tersebut,” demikian keterangan yang disampaikan Rahmat Arifin dari Komisioner KPI Bagian Koordinator Pengawasan Isi Siaran, setelah dikonfirmasi oleh awak hidayatullah.com, Rabu (17/09/2014) Pagi.

Sebelumnya, hidayatullah.com telah menghubungi Amizatul Subagiyo selaku komisioner KPI bagian Koordinator Pengelolaan Struktur dan Sistem Penyiaran, Senin (15/09/2014).

“KPI akan menindak lanjuti semua pengajuan dari masyarakat yang dilimpahkan pada pihaknya terkait dengan konten penayangan siaran televisi di Indonesia,” ujar Amizatul kepada hidayatullah.com sebelum ini.

Sementara itu, sampai saat ini belum ada jawaban dari pihak ANTV. Suharto selaku penanggung jawab bagian Cooperate Comunication, setelah dihubungi awak hidayatullah.com, belum menjawab terkait tindak lanjut pihak ANTV atas pengaduan tayangan “Jodha Akbar” yang meresahkan umat Islam.*/ Achmad Fazeri

Rep: Administrator/Editor: Cholis Akbar/Kamis, 18 September 2014 – 09:46 WIB

(nahimunkar.com)

(Dibaca 7.516 kali, 1 untuk hari ini)