Setya Novanto


Ketua DPR Setya Novanto kembali ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK. Pengumuman tersebut secara resmi dungkapkan oleh Wakil Ketua Saut Situmorang.

“KPK menerbitkan sprindik tertanggal 31 Oktober 2017 atas nama tersangka SN,” kata Saut di gedung KPK, Jakarta, Jumat (10/11).

Dengan demikan, ini adalah yang kedua kalinya Setya Novanto ditetapkan sebagai tersangka.

Setya Novanto sebelumnya sempat ditetapkan sebagai tersangka pada tanggal 17 Juli 2017. Namun status tersangkanya itu kemudian gugur setelah permohonan praperadilan Setya Novanto dikabulkan oleh hakim Cepi Iskandar.

Menurut Saut, KPK sudah mempelajari putusan praperadilan serta peraturan perundang-undangan lainnya sebelum akhirnya menetapkan kembali Setya Novanto sebagai tersangka.

Setya Novanto disangka melakukan tindak pidana korupsi dalam pengadaan proyek e-KTP tahun 2011-2012 pada Kementerian Dalam Negeri. Ia disangka melakukan perbuatan itu bersama dengan Anang Sugiana Sudihardjo, Andi Agustinus alias Andi Narogong, Irman, Sugiharto, dan kawan-kawan.

Pasal yang disangkakan kepada Setya Novanto adalah pasal 2 ayat 1 atau pasal 3 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Sumber: jurnalpolitik.id / Waluyo Harahap

(nahimunkar.org)

(Dibaca 434 kali, 1 untuk hari ini)